Talaga (KEMENAG) — Siswa-siswi kelas X-1 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka mengikuti pertemuan perdana bimbingan belajar (bimbel) Ganesha Operation (GO) yang memadukan integrasi teknologi digital dan pembelajaran interaktif pada Jumat (2/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas X-1 ini diawali dengan pendampingan teknis penginstalan aplikasi resmi GO di ponsel para siswa, dilanjutkan dengan pendalaman materi mata pelajaran Biologi dan Ekonomi.
Sesi diawali dengan panduan langkah demi langkah dari tim tutor GO, Lia dan Nasya, guna memastikan seluruh siswa berhasil mengunduh, menginstal, serta mengaktifkan akun di aplikasi GO secara tepat. Wali Kelas X-1, Idah Paridah, S.Si., turut hadir memantau ketertiban serta memastikan pemanfaatan perangkat digital berjalan dengan bijak sebelum menyerahkan proses pembelajaran sepenuhnya kepada tim tutor GO.

Memasuki sesi inti, tim tutor memandu pembahasan materi interaktif serta latihan soal mata pelajaran Biologi dan Ekonomi melalui fitur-fitur pendukung di aplikasi GO.
Tutor GO, Lia, mengapresiasi tingginya antusiasme para siswa sejak awal pertemuan. “Penginstalan aplikasi GO ini adalah langkah awal agar siswa bisa mengakses materi belajar, latihan soal, dan evaluasi secara fleksibel kapan saja. Pada pertemuan pertama ini, kami fokus mendampingi pemahaman konsep dasar Biologi dan Ekonomi agar siswa memiliki fondasi belajar yang kuat,” terangnya.
Kolaborasi pembelajaran berbasis teknologi digital dan modul tatap muka ini disambut positif oleh pihak madrasah maupun para peserta didik.
Wali Kelas X-1, Idah Paridah, S.Si., menegaskan bahwa penggunaan ekosistem digital dalam pembelajaran bertujuan mendorong kemandirian dan efektivitas belajar siswa. “Kami berharap kerja sama dengan Ganesha Operation ini dapat memotivasi siswa-siswi kelas X-1 untuk lebih aktif dan mandiri dalam belajar. Integrasi aplikasi digital di kelas diharapkan dapat mempermudah mereka memahami materi pelajaran dengan cara yang modern dan menyenangkan,” ujar Idah Paridah.

Manfaat langsung juga dirasakan oleh para siswa. Perwakilan siswa kelas X-1, Anggun, mengaku metode kombinasi ini sangat membantu pemahaman materi. “Sesi perdananya seru dan sangat jelas. Pembimbingan saat penginstalan aplikasi membuat kami tidak bingung. Ditambah lagi, penjelasan materi Biologi dan Ekonomi jadi terasa lebih mudah dipahami lewat aplikasi dan pembahasan langsung di kelas,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, pendampingan belajar berbasis aplikasi dan penguatan materi akademik oleh bimbel GO akan terus dilaksanakan secara berkala sepanjang semester. Melalui integrasi teknologi dan pendampingan materi yang intensif ini, diharapkan para siswa MAN 1 Majalengka dapat mengoptimalkan fasilitas belajar modern guna mendongkrak prestasi akademik secara konsisten, sekaligus mendukung upaya Kementerian Agama dalam mewujudkan transformasi digital di lingkungan Madrasah.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar