Talaga (KEMENAG) — Tenaga pendidik di MAN 1 Majalengka terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran digital melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Hal tersebut dibuktikan melalui pelaksanaan kegiatan pengimbasan program Gemini Academy for Education yang berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan pengimbasan yang terpusat dari Ruang Guru MAN 1 Majalengka ini diikuti oleh 10 orang guru yang merupakan peserta program pelatihan Gemini Academy for Education. Pengimbasan ini menjadi tahap krusial setelah para peserta menyelesaikan pematerian intensif selama dua hari bersama tim Gemini Academy.
Dalam kegiatan ini, setiap alumni pelatihan diwajibkan menyusun ide inovatif dan mentransfer pengetahuan serta keterampilan digital yang diperoleh kepada rekan sejawat.

Hadir sebagai narasumber, Intan Krisdian Damayanti, S.Pd., guru mata pelajaran Matematika MAN 1 Majalengka. Pada sesi yang berlangsung pukul 10.00 hingga 11.00 WIB tersebut, Intan memaparkan panduan praktis pembuatan media komik pembelajaran interaktif berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) khusus pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV).
Dalam pemaparannya, Intan menyampaikan bahwa penggunaan media komik bertujuan untuk mengubah persepsi materi matematika yang sering dianggap rumit menjadi lebih visual, menarik, dan mudah dipahami oleh peserta didik.
“Melalui pengimbasan ini, kami berharap ide pembuatan komik pembelajaran tidak hanya berhenti pada mata pelajaran Matematika, tetapi juga dapat menginspirasi Bapak dan Ibu guru lainnya untuk mengadaptasi media serupa pada berbagai mata pelajaran yang diampu,” ujar Intan saat memberikan materi.

Apresiasi positif juga datang dari para peserta pengimbasan. Rivki, S.Pd., guru mata pelajaran Geografi MAN 1 Majalengka yang menyimak sesi tersebut, menyambut baik materi inovasi komik berbasis kecerdasan buatan ini.
“Pemaparan materi komik pembelajaran berbasis AI ini sangat inspiratif dan praktis. Metode ini tentu sangat relevan untuk diaplikasikan dalam mata pelajaran Geografi, terutama untuk memvisualisasikan fenomena-fenomena alam dan spasial agar lebih mudah dipahami oleh siswa,” ungkap Rivki usai kegiatan.
Pelaksanaan pengimbasan ini direncanakan berlanjut secara konsisten melingkupi implementasi langsung di kelas serta penyusunan bank media pembelajaran berbasis AI di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Melalui keberlanjutan program pelatihan dan pengimbasan digital ini, MAN 1 Majalengka berharap kualitas layanan pendidikan madrasah terus meningkat, melahirkan proses pembelajaran yang adaptif, inovatif, serta mampu menjawab tantangan era transformasi digital.
Kontributor : Wawan Abdul Gani


Komentar