Talaga (KEMENAG) — Wakil Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) MAN 1 Majalengka mengikuti kegiatan Tadarus Al-Qur’an dan Pembelajaran Bahasa Arab yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan spiritual dan penguatan kapasitas pegawai yang berlangsung mulai pukul 05.00 hingga 06.00 WIB tersebut diawali dengan pembukaan dan tausiyah mendalam dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, KH. Dede Supriatna, S.Ag., M.Pd.I.
Berdasarkan data penyelenggara, kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 1.256 ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Barat. Tingkat partisipasi pegawai mencatatkan angka yang signifikan, dengan komposisi peserta terdiri atas 56,1 persen PNS dan 43,9 persen PPPK.
Dari sisi sebaran unit kerja, partisipasi didominasi oleh unsur Kantor Urusan Agama (KUA) sebesar 28,8 persen, Penyuluh Agama Islam 26,5 persen, serta sektor Madrasah sebesar 22,8 persen. Selanjutnya, unsur Kantor Kemenag Kabupaten/Kota berkontribusi sebesar 16,1 persen, disusul keterlibatan unsur Kanwil, Pengawas PAI, Pengawas Madrasah, hingga Guru PAI. Antusiasme dan sebaran peserta yang merata dari seluruh lini pelayanan keagamaan, penyuluhan, dan pendidikan madrasah ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat budaya kerja religius serta meningkatkan kompetensi keagamaan di lingkungan Kementerian Agama.
Wakil Kepala Bidang Humas MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., mengapresiasi tinggi pelaksanaan program rutin ini sebagai wadah silaturahmi sekaligus penguatan literasi bahasa keagamaan.
“Kegiatan ini sangat positif untuk menjalin silaturahmi keluarga besar Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat sekaligus menambah wawasan bahasa Arab,” ujar Wawan seusai mengikuti virtual meeting.
Meski demikian, Wawan memberikan masukan konstruktif terkait efisiensi waktu pelaksanaan agar para pegawai tetap dapat menjalankan tugas kedinasan di satuan kerja masing-masing secara optimal dan tepat waktu.
“Kami berharap kedepan durasi pelaksanaan dapat disesuaikan agar para pegawai, khususnya yang berdomisili cukup jauh dari madrasah atau kantor tempat bertugas, memiliki waktu persiapan berangkat kerja yang lebih memadai,” tambahnya.
Melalui keberlanjutan program Tadarus Al-Qur’an dan Pembelajaran Bahasa Arab ini, diharapkan seluruh ASN Kementerian Agama semakin kokoh dalam integritas, berwawasan luas, serta mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik yang santun dan profesional kepada masyarakat.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar