Berita Kemenag

Hadir di Pesantren Ulumuddin, Kasi PAIS Kemenag Majalengka Dorong Penguatan Tartil Al-Qur’an Guru Agama

Cirebon (KEMENAG) — Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Drs. H. Faisal, M.Pd., menghadiri kegiatan Peningkatan Kompetensi Tartil Al-Qur’an bagi Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) Batch 2 yang digelar di Pondok Pesantren Ulumuddin, Susukan, Kabupaten Cirebon, Sabtu (31/10/2026). Kehadiran Seksi PAIS Kemenag Majalengka beserta guru-guru PAI ini menjadi bentuk komitmen nyata dalam mendampingi serta mendorong penguatan kapasitas dan kualitas para guru PAI di wilayah kerja agar makin profesional dalam mengajar Al-Qur’an.

Kehadiran Kepala Seksi PAIS Kemenag Majalengka Dr. Drs. H. Faisal, M.Pd. di lokasi acara menegaskan pentingnya sinergi antardaerah dalam membina para pendidik agama. Beliau menegaskan bahwa penguasaan tartil Al-Qur’an bukan sekadar pemenuhan aspek teknis pembelajaran, melainkan fondasi utama bagi guru PAI dalam membentuk karakter dan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an.

“Kami hadir untuk memastikan guru-guru PAI dari Majalengka dan daerah sekitarnya terus mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan. Penguasaan tartil yang presisi dan mantap akan bermuara pada peningkatan kualitas pendidikan agama di sekolah serta madrasah,” ujar H. Faisal di sela-sela kegiatan.

Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, H. Samsul Puad, S.Ag., M.H. Dalam arahannya, Samsul Puad menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan bagian vital dari upaya memperkuat kualitas pendidikan agama Islam di Jawa Barat.

Samsul Puad menjelaskan bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar merupakan kompetensi mendasar yang wajib dimiliki setiap guru PAI. Menurutnya, guru tidak hanya berperan sebagai penyampai pengetahuan formal, tetapi juga menjadi teladan utama bagi peserta didik dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Ceria dan Bersyukur, Siswa MAN 1 Majalengka Terima Program Makan Bergizi Gratis

”Peningkatan kompetensi seperti ini perlu dipandang sebagai proses pembelajaran berkelanjutan. Para guru diharapkan tidak berhenti pada kemampuan yang telah dimiliki, melainkan terus mengasah keterampilan, memperdalam pemahaman, dan terbuka terhadap penguatan metode pembelajaran. Dengan demikian, kualitas pembelajaran PAI dapat terus berkembang seiring dengan kebutuhan pendidikan,” ungkap Samsul Puad.

Ia juga mengingatkan agar hasil pelatihan selama satu bulan ini tidak berhenti pada diri peserta saja, melainkan segera diimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing untuk membawa dampak nyata bagi lingkungan pendidikan.

Pimpinan Pondok Pesantren Ulumuddin Susukan Cirebon, KH. Ali Murtadho, Lc., M.A., menyambut hangat penyelenggaraan kegiatan pelatihan di lingkungan pesantrennya. Ia mengapresiasi kepercayaan Kanwil Kemenag Jabar dan PTIQ yang telah menggandeng pesantren sebagai mitra strategis penguatan kompetensi para pendidik.

KH. Ali Murtadho menyatakan bahwa pesantren akan selalu siap mendukung sinergi antarlembaga dengan menyediakan fasilitas pendukung demi keberhasilan program pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan dari PTIQ, Dr. KH. Abdur Rokhim Hasan, M.A., menerangkan bahwa program peningkatan kompetensi ini merupakan tindak lanjut langsung dari asesmen pemetaan kemampuan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Program ini dirancang intensif selama satu bulan agar peserta memiliki waktu yang cukup untuk memperdalam materi tartil.

Kenali Bahaya, 552 Siswa Dapatkan Edukasi Mitigasi Kebakaran

“Peningkatan kompetensi ini merupakan kelanjutan dari asesmen. Setelah kemampuan peserta dipetakan, selanjutnya dilakukan penguatan melalui pelatihan selama satu bulan. Proses evaluasi juga menjadi bagian penting untuk memastikan kemampuan yang telah diperoleh,” jelas Abdur Rokhim.

Kegiatan Batch 2 yang diikuti oleh ratusan peserta dari Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan ini turut dihadiri oleh perwakilan Ditjen Pendidikan Agama Islam Kemenag RI serta para Ketua Tim Bidang PAIS Kanwil Kemenag Jawa Barat.

Melalui pelatihan dan sinergi ini, Kemenag Majalengka beserta Kanwil Kemenag Jawa Barat optimistis dapat melahirkan sosok guru PAI yang makin kompeten, profesional, dan mampu menjadi teladan dalam membumikan Al-Qur’an di lingkungan sekolah.

Kontributor: Endang Mu’min

Ukir Prestasi Kepramukaan, 10 Siswa MTsN 11 Majalengka Dilantik Menjadi Pramuka Garuda

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *