Malausma (KEMENAG) — Dalam upaya meningkatkan keamanan akun dan perlindungan data kepegawaian, aparatur sipil negara (ASN) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Malausma melakukan pembaruan data profil dan reset password akun Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG)/Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SIMSDM) pada Senin (19/10/2026).
Langkah tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut pemberlakuan autentikasi One-Time Password (OTP) dan Multi-Factor Authentication (MFA) di lingkungan Kementerian Agama mulai 19 Oktober 2026. Kebijakan ini bertujuan memperkuat keamanan akun sekaligus melindungi data pegawai dari risiko penyalahgunaan akses.
Dalam pelaksanaannya, ASN KUA Malausma memastikan data pada profil akun, khususnya alamat surel pribadi, surel dinas, nomor telepon atau WhatsApp aktif, serta kontak darurat, telah diperbarui dan sesuai dengan kondisi terkini. Selain itu, pegawai melakukan reset password melalui menu login SIMPEG/SIMSDM dengan mengikuti tahapan yang telah ditentukan.
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Malausma, Faridah, S.Ag., menyampaikan bahwa pembaruan data dan penggantian kata sandi merupakan langkah penting dalam menjaga keamanan informasi kepegawaian.
“Keamanan data bukan sekadar urusan teknis, tetapi juga bagian dari tanggung jawab kita sebagai ASN. Dengan memperbarui data dan melakukan reset password, kita membantu memastikan akun tetap aman, akses berjalan lancar, dan informasi kepegawaian terlindungi,” ujar Faridah.

Ia menambahkan, setiap pegawai perlu memastikan bahwa alamat surel dan nomor telepon yang terdaftar masih aktif agar proses verifikasi OTP dapat berjalan dengan baik. Kata sandi juga perlu dijaga kerahasiaannya dan tidak dibagikan kepada orang lain.
“Jangan menunggu sampai muncul kendala untuk memperbarui data. Kita perlu lebih peduli terhadap keamanan akun masing-masing, menggunakan kata sandi yang kuat, serta menjaga kerahasiaan kode OTP. Hal sederhana ini merupakan bentuk kedisiplinan digital yang penting bagi setiap ASN,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, ASN KUA Kecamatan Malausma diharapkan semakin memahami pentingnya keamanan digital dalam mendukung tata kelola administrasi pemerintahan yang profesional, tertib, dan bertanggung jawab.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen KUA Malausma dalam mendukung transformasi digital Kementerian Agama, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih aman, efektif, dan terpercaya.
Kontributor: Alif Sinta


Komentar