Weragati (KEMENAG) — Siswa-siswi MTsN 13 Majalengka mengikuti latihan rutin Pramuka dengan fokus materi sandi Morse di lapangan serbaguna madrasah pada Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh murid kelas 7, 8, dan 9 ini bertujuan untuk mengasah ketelitian, konsentrasi, serta keterampilan komunikasi nonverbal para anggota Pramuka.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat. Usai upacara, para peserta menerima pemaparan materi dari Pembina Pramuka MTsN 13 Majalengka, Nining Sunengsih, S.Pd.I. Dalam sesi latihan tersebut, para siswa dibimbing untuk memahami dasar-dasar sandi Morse, mengenali dan menerjemahkan kombinasi tanda titik dan garis, hingga mempraktikkannya dalam bentuk komunikasi sederhana antarregu. Seluruh proses latihan kemudian ditutup secara resmi melalui upacara penutupan.
Dalam arahannya, Pembina Pramuka MTsN 13 Majalengka, Nining Sunengsih, S.Pd.I., menyampaikan bahwa penguasaan sandi Morse tidak hanya sekadar pemenuhan materi kepramukaan, tetapi juga sarana pembentukan karakter siswa.
“Latihan sandi Morse ini melatih ketajaman berpikir, kecepatan tanggap, serta kerja sama tim. Kami berharap keterampilan yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa, baik untuk penerapan sehari-hari maupun dalam menghadapi berbagai kejuaraan dan perlombaan Pramuka di masa mendatang,” ujar Nining.
Sebagai tindak lanjut, pihak madrasah akan terus menjadwalkan latihan keterampilan kepramukaan secara berkala guna memperdalam penguasaan teknik-teknik kepramukaan lainnya.
Melalui pelaksanaan latihan yang tertib dan lancar ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pembinaan kesiswaan, memupuk kedisiplinan generasi muda, serta mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan karakter di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.
Kontributor : Obay Bashori


Komentar