Cingambul, (KEMENAG) – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 11 Majalengka sukses menyelenggarakan acara Pelepasan Siswa Kelas IX dan Wisuda Tahfidz Angkatan VI Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh haru dan khidmat ini dihadiri oleh dewan guru, komite madrasah orang tua siswa, dan tokoh masyarakat.
Agama sebagai Pondasi di Era Disrupsi
Hadir mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, JFU Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), H. Aip Syarif Hidayatullah, S.Pd.I., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman, terutama di era disrupsi yang ditandai oleh pesatnya perkembangan teknologi.
Menurut Aip, kemajuan teknologi harus disikapi secara bijaksana dan dimanfaatkan sebagai sarana meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat nilai-nilai keagamaan. Ia menegaskan bahwa agama memegang peran krusial sebagai pondasi utama pembangunan peradaban manusia.

“Kita sedang hidup di era disrupsi, di mana perkembangan teknologi bergerak sangat cepat dan memengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan. Namun, secanggih apa pun teknologi yang dimiliki manusia, agama tetap menjadi pondasi utama yang akan mengarahkan peradaban menuju kemajuan yang bermartabat. Pendidikan dan agama harus berjalan beriringan agar generasi muda tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual,” ungkap Aip.
Pesan Plt. Kepala Madrasah: Jaga Nilai Al-Qur’an
Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala MTsN 11 Majalengka, H. Dede Apip Mustopa, S.Ag., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran seluruh rangkaian acara. Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi mendidik dan membimbing para siswa selama masa sekolah.

Dede mengingatkan bahwa momentum kelulusan ini bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal dari langkah yang lebih besar untuk menuntut ilmu dan mengejar cita-cita. Secara khusus, ia berpesan kepada para wisudawan tahfidz agar senantiasa menjaga hafalan Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anakku sekalian, hari ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju masa depan yang lebih gemilang. Jadilah generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu menjaga nilai-nilai Al-Qur’an di tengah perkembangan zaman. Teruslah belajar, berbakti kepada orang tua, menghormati guru, serta membawa nama baik madrasah di mana pun kalian berada,” tutur Dede hangat.
Momen Haru Prosesi Sungkeman
Suasana haru kian terasa saat prosesi pelepasan siswa kelas IX dan wisuda tahfidz dimulai. Selain penyematan penghargaan bagi siswa berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik, momen sungkeman kepada orang tua dan guru menjadi puncak acara yang menguras air mata penonton sebagai bentuk rasa syukur atas perjuangan bersama.

Melalui agenda tahunan ini, MTsN 11 Majalengka berharap seluruh lulusan Tahun Pelajaran 2025/2026 mampu tumbuh menjadi generasi yang unggul dalam prestasi, kokoh dalam iman, serta dapat memberikan kontribusi nyata yang positif bagi agama, bangsa, dan masyarakat luas.


Komentar