Jatitujuh (KEMENAG) — Suasana haru, khidmat, dan penuh kebanggaan mewarnai acara Pelepasan Peserta Didik Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 di MTsN 7 Majalengka. Kegiatan yang mengusung semangat kesederhanaan, kreativitas, dan kebersamaan ini berlangsung di Kampus Hijau MTsN 7 Majalengka pada Kamis (11/6/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, H. Ade Firmansyah, S.Sos.I., M.Pd.I., mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka yang didampingi Kepala MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna, S.Pd., M.Si. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Camat Jatitujuh, Ketua PGRI Kecamatan Jatitujuh, Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Jatitujuh, para kepala sekolah dasar di sekitar madrasah, orang tua siswa, serta seluruh civitas akademika MTsN 7 Majalengka.

Madrasah sebagai Pencetak Generasi Tangguh
Dalam sambutannya, Plt. Kasi Penmad Ade Firmansyah memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh keluarga besar MTsN 7 Majalengka atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam mendidik generasi muda.
“Terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang selama ini telah mendampingi, membimbing, dan mendidik para siswa dengan penuh kesabaran serta keikhlasan,” ungkap Ade, seraya berharap agar para pendidik terus berinovasi demi meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Lebih lanjut, Ade menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah yang memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan karakter bangsa.
“Madrasah adalah pusat pelatihan atau kawah candradimuka utama bagi Kementerian Agama dalam mencetak generasi penerus bangsa,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa istilah kawah candradimuka menggambarkan madrasah sebagai tempat penggemblengan karakter yang mampu melahirkan generasi tangguh, berintegritas, berakhlak Islami, serta memiliki daya saing global. Hal ini sejalan dengan visi besar mewujudkan Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia.
Ade juga berpesan kepada 106 siswa yang lulus agar terus melanjutkan perjuangan menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi dan selalu menjaga nama baik almamater.
“Jadilah pribadi yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan madrasah. Teruslah belajar, berprestasi, dan tetap menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan selama berada di madrasah,” pesannya.
Kepada para orang tua, Ade mengucapkan terima kasih atas kepercayaan mereka. Di tengah tantangan era saat ini yang semakin kompleks, ia mengingatkan pentingnya sinergi antara keluarga dan lembaga pendidikan.
“Madrasah adalah tempat terbaik di mana ilmu umum dan ilmu agama berjalan beriringan, demi mencetak generasi yang sukses di dunia dan selamat di akhirat,” ajaknya.

Lulus 100 Persen dan Di Atas Rata-Rata Jawa Barat
Kepala MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna, S.Pd., M.Si., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya acara pelepasan yang sukses, lancar, dan meriah. Ia menekankan bahwa seluruh rangkaian acara ini terwujud berkat gotong royong dan pemanfaatan sumber daya internal tanpa memungut biaya sepeser pun dari orang tua siswa.
“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat kebersamaan seluruh warga madrasah dan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki madrasah. Sebanyak 106 siswa kelas IX dinyatakan lulus 100 persen dan seluruhnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan, hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) menunjukkan rata-rata capaian siswa MTsN 7 Majalengka berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Barat,” papar Dedi bangga.
Pernyataan tersebut langsung mendapat respon positif dari Plt. Kasi Penmad. Menurut Ade, prestasi akademik yang diraih merupakan modal berharga bagi para siswa untuk bersaing di jenjang berikutnya. “Ini menunjukkan bahwa madrasah mampu mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing,” tambah Ade.
Dimeriahkan Pentas Seni Dua Bahasa
Rangkaian acara pelepasan ini tampil semakin semarak dan memukau para undangan berkat kreativitas para siswa kelas VII dan VIII yang menampilkan berbagai kreasi seni, seperti prosesi upacara adat Sunda dan tarian khas Jatitujuh.
Menariknya, jalannya acara dipandu secara apik oleh dua orang siswa kelas VIII sebagai pembawa acara (MC) dengan menggunakan dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Penampilan impresif mereka mendapat apresiasi riuh dari para hadirin.
Apresiasi tinggi juga datang dari perwakilan orang tua siswa. Tedy, salah seorang wali murid, mengaku sangat bangga melihat kemandirian para pengurus OSIS yang bertindak sebagai panitia pelaksana acara.
“Saya bangga dengan acara ini. Panitianya berasal dari siswa-siswa pengurus OSIS. Walaupun tidak memungut biaya dari orang tua, kegiatan ini tetap dapat berlangsung meriah dan tertata dengan baik. Terima kasih kepada pihak madrasah yang telah memberikan kenangan indah bagi anak-anak kami,” tutur Tedy.
Momen kelulusan tahun pelajaran 2025/2026 ini resmi menjadi gerbang awal bagi 106 lulusan MTsN 7 Majalengka untuk melangkah ke masa depan dengan membawa optimisme, prestasi, serta fondasi nilai-nilai keislaman yang kuat.
Kontributor : Tedy Hermansyah/Dwi Winarti


Komentar