Majalengka (KEMENAG) – Menyambut arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 H, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka meluncurkan program unggulan bertajuk “Masjid Ramah Pemudik”. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen lintas sektoral untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para musafir yang melintasi wilayah Kabupaten Majalengka, baik melalui jalur arteri maupun Tol Cipali.
Kesiapan tersebut dipaparkan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. H. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd., dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang berlangsung di Aula Kanyawasistha Tatag Trawang Tungga Polres Majalengka, Rabu (11/3/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.IK., M.M., Wakil Ketua DPRD Majalengka Dr. H. Juhana Zulfan, M.M., perwakilan Kodim 0617/Majalengka, serta jajaran pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, H. Agus Sutisna menegaskan bahwa masjid harus bertransformasi menjadi tempat yang menenangkan bagi para pemudik. Menurutnya, keterlibatan Kemenag adalah wujud nyata sinergi antarinstansi dalam mendukung aspek kemanusiaan.
“Masjid bukan sekadar tempat ruku dan sujud. Di musim mudik ini, masjid harus menjelma menjadi oase bagi para musafir. Kami instruksikan seluruh jajaran untuk memastikan masjid di jalur utama ramah terhadap kebutuhan dasar pemudik,” tegas Agus.
Kemenag menetapkan standar operasional ketat bagi 8 masjid yang terpilih, meliputi akses layanan 24 jam, keamanan parkir, kebersihan sanitasi, penyediaan charging station, hingga pemberian air minum dan makanan ringan secara gratis. Program ini diperkuat oleh personel dari DKM, Penyuluh Agama, hingga Pramuka Madrasah (Saka Amal Bakti) yang bersiaga mulai 11 hingga 29 Maret 2026.
Terkait penetapan Idulfitri, berdasarkan kriteria MABIMS, Kemenag memprediksi 1 Syawal 1447 H akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, dengan menunggu hasil Sidang Isbat pada 19 Maret mendatang.
Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap persiapan Operasi Ketupat Lodaya tahun ini. Ia menekankan bahwa pelayanan publik harus sejalan dengan visinya, yakni “Majalengka Langkung Sae” (Majalengka Lebih Baik).
“Saya ingin kepuasan publik, khususnya pemudik, meningkat. Jika tahun lalu mencapai 90%, tahun ini target kita harus meningkat menjadi 92%. Ini harus menjadi semangat bersama,” ujar Eman.
Ia juga memaparkan capaian positif ekonomi Majalengka, termasuk pertumbuhan ekonomi sebesar 9,01% dan penurunan angka pengangguran. Namun, ia menyadari tantangan infrastruktur jalan yang masih menjadi keluhan masyarakat. Bupati telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk menyelesaikan perbaikan jalur mudik sebelum hari raya tiba.
Dari sisi keamanan, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi memastikan kesiapan personel dan pemetaan titik krusial. Sebanyak 15 titik pengamanan disiapkan, yang terdiri dari 5 pos jalur alternatif, 2 pos pelayanan, 1 pos terpadu, serta 7 pos di objek wisata dan objek vital nasional.
Senada dengan Kapolres, perwakilan Kodim 0617/Majalengka menyatakan kesiapan 100 personel TNI untuk mem-back up pengamanan. Personel tersebut akan tersebar di 17 Koramil di seluruh wilayah Majalengka untuk bersinergi dengan Polsek dan instansi terkait.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Majalengka, Dr. H. Juhana Zulfan, mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik personel di lapangan. Ia juga menyoroti tingginya mobilitas masyarakat lokal dalam tradisi menjelang lebaran, seperti takbir keliling dan silaturahmi antarwarga (kirim-kiriman).
“Selain mudik, mobilitas masyarakat di kampung-kampung sangat tinggi pada H-3 hingga H+3. Kita juga harus tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas dan ancaman terorisme agar kondisi kondusif ini tetap terjaga,” pesan Juhana.
Daftar 8 Masjid Ramah Pemudik di Majalengka:
- Masjid Bang Haji (Rest Area KM 164 Tol Cipali)
- Masjid BSI (Rest Area KM 166 Tol Cipali)
- Masjid Darussalam (Jl. Raya Kadipaten-Majalengka)
- Masjid Al-Attin (Jl. Raya Majalengka-Cikijing)
- Masjid Al-Amanah (Jl. Raya Rajagaluh-Cirebon)
- Masjid Al-Ikhwan (Jl. Raya Burujul Jatiwangi)
- Masjid Ibnu Abbas (Jl. Raya Cikijing-Ciamis)
- Masjid Siti Hawa (Jl. Raya Sumberjaya-Jatiwangi)
Rapat koordinasi ini diakhiri dengan pemaparan teknis dari Satlantas, Dishub, BPBD, Dinas Kesehatan, PLN, dan instansi terkait lainnya guna memastikan seluruh aspek pelayanan mudik 2026 berjalan prima.
Kontributor : Endang Mu’min


Komentar