Majalengka (KEMENAG) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan Kultum Ramadan 1447 H bertempat di Masjid Al-Ikhlas Kemenag Majalengka pada Rabu (11/03/2026). Kegiatan ini menjadi agenda rutin dalam mengisi syiar keagamaan di bulan suci sekaligus mempererat silaturahmi antar-Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hadir sebagai pemateri, Aep Saefudin, S.Pd.I., yang merupakan Penyuluh Agama Islam fungsional dari KUA Kecamatan Kadipaten. Dalam ceramahnya, Aep membawakan tema sentral mengenai refleksi sepuluh hari terakhir Ramadan dan membedah kisah inspiratif Nabi Sam’un Ghozi AS.
Aep menekankan bahwa sepuluh hari terakhir merupakan fase krusial bagi setiap muslim untuk membuktikan kualitas penghambaannya. Ia mengajak seluruh jemaah untuk waspada terhadap rasa malas dan teledor di penghujung bulan suci.
”Sepuluh hari terakhir Ramadan ini merupakan saksi bagi kita semua. Apakah dalam fase ini kita mampu mengisinya dengan kebaikan, ibadah, dan ketaatan, ataukah kita justru termasuk orang-orang yang lalai dan menyia-nyiakan waktu berharga ini?” ujar Aep dalam kutipan langsungnya di hadapan para jemaah.
Lebih lanjut, ia menceritakan kisah Nabi Sam’un Ghozi, seorang Nabi dari Bani Israil yang berjuang membela agama Allah selama seribu bulan. Kisah tersebut dikaitkan dengan anugerah malam Lailatul Qadar yang diberikan Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW.
”Jika kalian menginginkan pahala yang serupa dengan perjuangan seribu bulan Nabi Sam’un, maka carilah dan laksanakan ibadah pada malam Lailatul Qadar. Salat dua rakaat pada malam tersebut nilainya lebih baik daripada berjuang selama seribu bulan,” tegasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat struktural di lingkungan Kemenag dan Kementerian Haji, di antaranya Kasubag TU Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag., Kasi Bimas Islam H. Sofyan Firdaus, S.H., M.H., Kasi PAI Dr. Drs. H. Faisal, M.Si., Kasi PD Pontren H. Ade Firmansyah, S.Sos.I., M.Pd.I., Penyelenggara Zakat Wakaf Dr. H. Ojun Rojun, M.Ag., serta Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Majalengka, H. Abu Mansyur, S.Ag., M.Pd.I.
Peserta kegiatan terdiri dari seluruh ASN Kemenag Majalengka dan ASN Kemenhaj Majalengka yang memadati ruang utama masjid dengan khidmat.
Program Tadarus Al-Qur’an Pasca-Kultum
Selepas rangkaian kultum berakhir, kegiatan tidak berhenti begitu saja. Seluruh pegawai Kemenag dan Kemenhaj langsung melanjutkan agenda dengan tadarus Al-Qur’an bersama.
Untuk mengoptimalkan ibadah tersebut, panitia membagi seluruh pegawai ke dalam 10 grup tadarus. Setiap kelompok diberikan tanggung jawab untuk menyelesaikan bagian juz tertentu dengan target kolektif mengkhatamkan Al-Qur’an dalam durasi waktu tiga hari sekali. Program ini diharapkan dapat meningkatkan interaksi ASN dengan kitab suci serta menciptakan suasana kerja yang religius dan berkah di lingkungan kantor.
Kontributor : Endang Mu’min


Komentar