Majalengka (KEMENAG) – Mengisi keberkahan bulan suci Ramadan 1447 H, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka menyelenggarakan kegiatan Kultum Ramadan yang bertempat di Masjid Al-Ikhlas Kemenag Majalengka pada Senin (9/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat struktural, fungsional, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag dan Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Majalengka.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubag TU Kemenag Majalengka Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag., Kasi Bimas Islam H. Sofyan Firdaus, S.H., M.H., Kasi PAI Dr. Drs. H. Faisal, M.Si., Kasi PD Pontren H. Ade Firmansyah, S.Sos.I., M.Pd.I., Penyelenggara Zakat Wakaf Dr. H. Ojun Rojun, M.Ag., serta Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Majalengka H. Abu Mansyur, S.Ag., M.Pd.I.
Pemateri pada kesempatan tersebut, Imas Maesyaroh, S.Sos., yang merupakan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sindangwangi, menyampaikan kajian mendalam mengenai karakteristik orang beriman berdasarkan Al-Qur’an Surah Al-Mu’minun ayat 1-11. Dalam uraiannya, ia menekankan enam ciri utama mukmin yang beruntung, yakni khusyuk dalam salat, menjauhkan diri dari perbuatan sia-sia, menunaikan zakat, menjaga kehormatan, memelihara amanah dan janji, serta menjaga disiplin salat tepat waktu.
Imas mengingatkan para ASN agar senantiasa menjaga konsentrasi dan kualitas ibadah di tengah rutinitas pekerjaan.
“Kadang-kadang baru takbiratul ihram saja, otak kita sudah travelling ke mana-mana. Maka ketika kita ingin merasakan kekhusyukan, fokuslah. Mulut kita gerakkan, hati kita ikut mengucapkan, dan telinga mendengarkan apa yang dibaca,” ungkapnya di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut, ia juga memberikan pesan khusus terkait integritas sebagai pegawai instansi keagamaan. Ia menekankan pentingnya menjaga lisan dari perbuatan yang tidak bermanfaat seperti ghibah atau fitnah, serta pentingnya menepati janji.
“Apa yang sudah kita ucapkan janji di hadapan Allah, kita laksanakan. Jaga nama baik ASN dan jaga nama baik lingkungan Kementerian Agama,” tegas Imas.
Setelah kegiatan kultum usai, suasana religius di lingkungan Kemenag Majalengka berlanjut dengan kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama. Seluruh pegawai Kemenag dan Kemenhaj dibagi ke dalam 10 kelompok (grup) tadarus. Program ini dirancang secara terstruktur dengan target kolektif untuk mengkhatamkan Al-Qur’an setiap tiga hari sekali selama bulan Ramadan.
Kegiatan rutin ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana peningkatan spiritualitas individu, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan kekompakan antarpegawai di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.
Kontributor : Endang Mu’min


Komentar