Sindang (KEMENAG) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka, Dr. H. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd., menghadiri Puncak Resepsi Milad ke-108 Persatuan Ummat Islam (PUI) yang digelar di Pondok Mufidah Santi Asromo, Majalengka, Senin (23/2/2026). Kehadiran orang nomor satu di Kemenag Majalengka tersebut menjadi simbol dukungan kuat otoritas agama terhadap peran strategis PUI dalam mencetak generasi unggul yang berakhlakul karimah.
Acara yang juga dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ini menjadi momentum penting bagi Kemenag Majalengka untuk mempererat kolaborasi dengan ormas keagamaan. H. Agus Sutisna menegaskan bahwa PUI memiliki rekam jejak panjang dalam mewarnai sejarah bangsa melalui pendidikan dan dakwah.
Dalam kesempatan tersebut, Agus menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi PUI yang hingga kini terus konsisten merawat ribuan lembaga pendidikan. Menurutnya, kehadiran PUI sangat membantu tugas Kementerian Agama dalam penguatan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan pesantren dan sekolah.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan nyata terhadap peran strategis PUI, terutama dalam bidang pendidikan, dakwah, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan yang selama ini menjadi fondasi organisasi ini,” ujar Agus di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara Kemenag dan PUI sangat krusial, terutama dalam menghadapi tantangan global dan agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045. “PUI adalah mitra strategis kami dalam menjaga kondusivitas umat dan memastikan literasi agama berjalan beriringan dengan semangat nasionalisme,” lanjutnya.
Sejalan dengan komitmen Ketua Umum PUI, H. Raizal Arifin, S.S., M.Sos., mengenai peningkatan kualitas santri, Agus juga menyoroti pentingnya lingkungan pendidikan yang sehat. Ia mendukung penuh penguatan Gerakan Sekolah PUI ASRI (Aman, Sehat, Ramah, dan Inspiratif).
“Kami sangat mendukung gerakan pendidikan tanpa perundungan melalui konsep PUI ASRI. Ini sejalan dengan visi Kementerian Agama untuk menciptakan ekosistem pendidikan agama yang nyaman dan inklusif bagi seluruh siswa serta santri,” tegas Kakankemenag Majalengka tersebut.
Kegiatan yang diikuti sekitar 4.800 peserta ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Selain H. Agus Sutisna, hadir pula sejumlah tokoh penting seperti Ketua Majelis Syura PUI KH. Nurhasan Zaidi, Bupati Majalengka H. Eman Suherman, jajaran petinggi Polri, pengurus Wilayah PUI Jawa Barat dan pengurus Daerah PUI Majalengka.
Melalui momentum Milad ke-108 ini, Kemenag Majalengka berharap PUI terus menjadi motor penggerak peradaban yang mampu menyiapkan generasi unggul. Delapan bentuk Islah PUI—mulai dari perbaikan akidah, ibadah, hingga sosial kemasyarakatan—diharapkan tetap menjadi fondasi pembentukan SDM yang berdaya saing tinggi namun tetap memegang teguh jati diri bangsa.
Kontributor : Endang Mu’min



Komentar