Rajagaluh (KEMENAG) – Rangkaian panjang persiapan spiritual dan teknis calon jemaah haji resmi berakhir. Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rajagaluh, H. Cece Moh. Ihya, S.Ag., menghadiri sekaligus menutup secara resmi kegiatan Bimbingan Manasik (Bimsik) Haji yang diselenggarakan oleh KBIHU Al-Hisab Rajagaluh pada Sabtu (31/1/2026).
Acara yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh Kepala KUA Kecamatan Sindangwangi, tokoh agama, serta jajaran pengurus KBIHU Al-Hisab. Kehadiran dua pimpinan KUA tersebut menegaskan sinergi kuat dalam memberikan pelayanan dan pembekalan terbaik bagi para tamu Allah (Dhuyufurrahman).
Dalam laporannya, pihak KBIHU Al-Hisab menyampaikan bahwa kegiatan Bimsik ini telah dilaksanakan secara intensif sebanyak 15 kali pertemuan dengan total durasi mencapai 60 Jam Pelajaran (JPL). Materi yang diberikan meliputi aspek fiqih haji, kesehatan, hingga simulasi keberangkatan dan kepulangan. Tercatat sebanyak 50 peserta mengikuti rangkaian bimbingan ini dengan rincian 24 laki-laki dan 26 perempuan.
Ketua KBIHU Al-Hisab, KH. Harun Bajuri, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas dedikasi para jemaah.
“Kami berupaya memberikan pendampingan terbaik agar Bapak dan Ibu memiliki pemahaman yang matang. Kedisiplinan jemaah dalam menuntaskan 60 JPL ini adalah wujud kesungguhan dalam menjemput panggilan Allah ke Tanah Suci,” tuturnya.
Kepala KUA Rajagaluh, H. Cece Moh. Ihya, S.Ag., dalam sambutannya, memberikan apresiasi tinggi kepada para calon jemaah yang telah disiplin mengikuti bimbingan hingga akhir. Ia menekankan bahwa bekal ilmu yang didapat selama 60 JPL adalah modal utama untuk meraih haji yang mabrur.
“Bimbingan manasik ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bekal agar Bapak dan Ibu dapat menjalankan ibadah secara mandiri dan sesuai syariat. Dengan selesainya 15 pertemuan ini, kami berharap jemaah sudah memiliki kesiapan mental dan fisik yang matang. Saya juga berpesan agar para jemaah menjaga kesehatan dan kekompakan tim, mengingat perjalanan ibadah haji memerlukan ketahanan fisik yang prima serta semangat tolong-menolong,” papar Cece dalam arahannya.
Kesiapan tersebut turut dirasakan oleh para peserta, salah satunya Ust. Mansur Bin KH Muhammad. Jemaah asal Desa Rajagaluh Lor ini menyatakan rasa syukurnya atas bimbingan yang telah diterima.
“Saya sangat berterima kasih kepada KBIHU Al-Hisab Rajagaluh atas bimbingan manasik haji yang telah diberikan. Saya merasa lebih siap dan percaya diri untuk melaksanakan ibadah haji nanti. Semoga Allah membalas kebaikan para pembimbing dan pengurus KBIHU,” ungkapnya.
Acara penutupan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran seluruh calon jemaah dari wilayah Rajagaluh dan Sindangwangi. Dengan berakhirnya Bimsik di KBIHU Al-Hisab ini, para jemaah kini tinggal menunggu jadwal pemberangkatan resmi dengan bekal pemahaman manasik yang komprehensif.
Kontributor : Endang Mu’min/Abdul Aziz



Komentar