Majalengka (Humas Kemenag Majalengka) – Satuan Tugas (Satgas) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Majalengka menggelar Diklat Kebencanaan pada Minggu, 18 Januari 2026, bertempat di Sekretariat FKDT Kabupaten Majalengka, Perum BCA Sukahaji.
Kegiatan ini diikuti oleh 45 peserta Satgas FKDT dari perwakilan kecamatan se-Kabupaten Majalengka sebagai upaya peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya di lingkungan pendidikan keagamaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kankemenag Kabupaten Majalengka, H. Ade Firmansyah, S.Sos.I., M.Pd.I, serta Ketua DPC FKDT Kabupaten Majalengka, A. Mudhofir, S.Pd.I., M.AP.
Dalam sambutannya, H. Ade Firmansyah menegaskan pentingnya pemahaman kebencanaan bagi pengelola dan pendidik diniyah.
“Kesiapsiagaan bencana harus menjadi bagian dari kesadaran bersama, agar lembaga pendidikan diniyah mampu melindungi peserta didik dan tetap berjalan dalam kondisi apa pun,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC FKDT Kabupaten Majalengka, A. Mudhofir, menyampaikan bahwa diklat ini merupakan langkah strategis FKDT dalam memperkuat peran satgas di tingkat kecamatan.
“Satgas FKDT diharapkan menjadi garda terdepan dalam mitigasi dan respon kebencanaan di lingkungan diniyah,” katanya.
Diklat menghadirkan tiga narasumber, yakni Ade Solihin, S.IP., M.A.P (Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan), Wawan Suryawan, S.E (Penata Penanggulangan Bencana), serta Iyan Indragunawan (Pengelola Bimbingan Teknis dan Bantuan Teknis).
Kegiatan ini sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, khususnya penguatan moderasi beragama dan ekoteologi, yang menekankan kepedulian terhadap keselamatan manusia, kelestarian lingkungan, serta sikap gotong royong lintas elemen masyarakat. Melalui diklat ini, Satgas FKDT diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran ekologis dan semangat kemanusiaan dalam bingkai nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Kontributor : Muhammad Aef Khoerul Anwar



Komentar