Sumberjaya (Humas Kemenag Majalengka) – Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama, H. Sofyan Firdaus, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumberjaya pada Rabu (14/1/2026). Kunjungan ini dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) administrasi Nikah Rujuk (NR) serta pengelolaan keuangan, sekaligus memberikan pembinaan bagi seluruh pegawai KUA setempat.
Kegiatan monev yang didampingi oleh tim teknis ini bertujuan untuk memastikan tertib administrasi dan transparansi keuangan di lingkungan KUA. Selain memeriksa dokumen, H. Sofyan Firdaus juga memberikan arahan strategis terkait peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam arahannya, H. Sofyan Firdaus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran KUA Sumberjaya atas dedikasi mereka selama ini.
“Kami menyampaikan terima kasih dari pimpinan kepada seluruh pegawai KUA Sumberjaya yang telah ikut meramaikan dan menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) Ke-80. Apresiasi juga kami berikan bagi petugas yang telah menjalankan tugasnya dengan baik di posko Nataru kemarin. Namun, tugas besar sudah menanti di depan mata,” ujar Sofyan di hadapan para staf.
Ia menekankan agar para pegawai mulai mempersiapkan diri menghadapi agenda keagamaan mendatang. “Siapkan diri untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan bulan Ramadhan, seperti tarawih keliling baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Selain itu, bersiaplah kembali bertugas di posko mudik lebaran, yang rencananya akan kita perbanyak jumlah titiknya untuk meningkatkan pelayanan kepada pemudik,” tambahnya.
Terkait pengelolaan dokumen negara, Sofyan menginstruksikan percepatan digitalisasi arsip untuk menjamin keamanan data. Menurutnya, langkah ini krusial untuk mencegah kehilangan atau kerusakan dokumen fisik yang tidak diinginkan. Ia juga menyoroti program “GEBER MASJID” yang menjadi salah satu prioritas.
“Segera jalankan digitalisasi arsip. Kemudian terkait program GEBER MASJID, silakan bangun komunikasi dan kolaborasi yang kuat dengan pihak Kecamatan. Meskipun basis sasarannya mungkin berbeda, tujuannya tetap satu. Saya harap Kepala KUA membuat jadwal mingguan yang sistematis; pastikan seluruh masjid dan mushola di wilayah ini terkunjungi tanpa terkecuali,” tegas Sofyan.
Masalah kinerja pegawai, khususnya bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), juga menjadi poin penting dalam pembinaan tersebut. Sofyan mengingatkan bahwa masa kontrak PPPK akan berakhir pada tahun 2028, dan keberlanjutannya sangat bergantung pada laporan kinerja.
“Hanya ada tiga kemungkinan di tahun 2028: diperpanjang di tempat yang sama, diperpanjang di tempat berbeda, atau tidak diperpanjang. Semua itu murni berdasarkan usulan pimpinan yang berpijak pada catatan kinerja harian. Saya minta Kepala KUA untuk membuat catatan kinerja yang objektif bagi para PPPK. Bekerjalah dengan sangat baik, layani masyarakat dengan hati. Satu hal lagi, jadwal WFA (Work From Anywhere) jangan dianggap libur; Anda harus tetap standby dan siap melayani saat dibutuhkan,” pesannya.
Sementara itu, Plt. Kepala KUA Kecamatan Sumberjaya, Tatang Tarmidi, S.Fil.I., menyambut baik arahan dan evaluasi yang diberikan oleh Kasi Bimas Islam. Ia menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti seluruh poin pembinaan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan pembinaan dan monev dari Kasi Bimas Islam beserta tim. Segala catatan terkait administrasi NR dan keuangan akan
segera kami rapikan. Terkait instruksi digitalisasi arsip dan jadwal GEBER MASJID, kami berkomitmen untuk langsung mengeksekusinya minggu ini agar pelayanan kepada umat di Kecamatan Sumberjaya semakin maksimal dan akuntabel,” pungkas Tatang.
Acara monev dan pembinaan ini diakhiri dengan diskusi interaktif dan pemeriksaan sampel buku nikah serta laporan keuangan tahunan untuk memastikan kesesuaian data di lapangan.
Kontributor : Endang Mu’min



Komentar