Majalengka (Humas Kemenag Majalengka) – Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., memimpin apel pagi rutin di halaman kantor Kemenag Majalengka pada Senin (22/12/2025).
Apel tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan, di antaranya Kasubag TU Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag., para Kepala Seksi, Penyelenggara Zakat Wakaf, Pengawas Madrasah, Pengawas PAI, serta Kepala KUA Majalengka.
Dalam arahannya, Hj. Euis Damayanti memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan Jalan Sehat Kerukunan yang digelar pada 18 Desember lalu. Kegiatan kolosal tersebut tercatat diikuti oleh 5.000 peserta yang memadati rute kegiatan.
“Saya atas nama Panitia HAB Ke-80 mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Kesuksesan acara yang diikuti oleh 5.000 orang—mulai dari keluarga besar Kemenag, Organisasi Mitra, Bank Mitra, PGRI, mahasiswa STAPIN, hingga para pemuka agama—adalah bukti nyata soliditas kita dalam bingkai kerukunan,” ujar Euis. Ia menambahkan bahwa kemeriahan tersebut mencerminkan harmoni yang kuat antar elemen masyarakat di Majalengka.
Momentum apel pagi kali ini terasa spesial karena bertepatan dengan Peringatan Hari Ibu ke-97 tahun 2025 yang mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam momen tersebut Euis menekankan peran ganda ibu pekerja sebagai pilar bangsa. Menurutnya bahwa Ibu-ibu yang bekerja di kantor tanpa melupakan kewajiban domestik di rumah adalah sosok luar biasa. Sesuai tema tahun ini, perempuan harus terus berdaya dan berkarya demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Kuncinya, mulailah segala sesuatu dengan cinta dari rumah. Jika urusan rumah tangga berjalan aman dan nyaman dengan penuh cinta, maka suasana hati itu akan membawa produktivitas yang luar biasa saat di kantor,” tuturnya disambut khidmat oleh peserta apel.
Menutup amanatnya, Euis menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan baik yang disengaja maupun tidak selama menjalankan tugas di tahun 2025. Ia juga berpamitan karena hari tersebut merupakan hari kerja terakhirnya sebelum bertolak ke Tanah Suci.
“Hari ini adalah tugas terakhir saya di tahun 2025. Saya mohon doa restu dari Bapak dan Ibu sekalian agar perjalanan ibadah umroh saya diberikan kelancaran dan keberkahan. Insya Allah, kita akan bertemu kembali di tahun depan dengan semangat yang baru,” pungkasnya.
Kontributor : Endang Mu’min



Komentar