Berita Kemenag
Beranda » Berita » TASIKMALAYA JADI LAUTAN HARMONI, 15 RIBU PESERTA SEMARAKKAN JALAN SEHAT KERUKUNAN KEMENAG JABAR

TASIKMALAYA JADI LAUTAN HARMONI, 15 RIBU PESERTA SEMARAKKAN JALAN SEHAT KERUKUNAN KEMENAG JABAR

Tasikmalaya (Humas Kemenag Majalengka) – Kota Tasikmalaya bertransformasi menjadi lautan manusia saat sekitar 15.000 peserta memadati kawasan Masjid Agung hingga Alun-alun Dadaha, Sabtu (20/12/2025). Momentum ini tercipta dalam gelaran “Jalan Sehat Kerukunan dalam Fantastik Harmoni Beragama” yang diselenggarakan oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama ini menjadi panggung penegasan pentingnya merawat toleransi di Jawa Barat. Kehadiran tokoh lintas agama dari unsur Islam (NU, Muhammadiyah, Persis), Kristen, Protestan, serta Pembimbing Masyarakat (Pembimas) berbagai agama memperkuat suasana keberagaman yang kental.

Sebelum bendera start dikibarkan, suasana keberagaman sudah terasa kental dengan penampilan kesenian Barongsai yang atraktif sebagai pembuka kegiatan, menyimbolkan akulturasi budaya dan kerukunan umat.

Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag RI, H.M. Adib Abdushomad, M.Ag., M.Ed., Ph.D. (Gus Adib), yang hadir mewakili Menteri Agama RI, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiasi ini. Di hadapan para Kepala Kantor Kementerian Agama se-Priangan Timur yang hadir lengkap, Gus Adib melontarkan tantangan bagi Kota Tasikmalaya untuk meraih Harmony Award pada tahun 2026.

“Tasikmalaya yang diharapkan menjadi Kota Harmoni, saya tantang Pak Walikota: tahun depan 2026 akan ada Harmony Award. Maka rebutlah penghargaan itu, dan semoga Tasikmalaya masuk kategori tersebut untuk Indonesia,” ujar Gus Adib. Ia mencatat bahwa sejauh ini di Jawa Barat baru Kabupaten Ciamis yang berhasil meraih predikat tersebut.

KUA Bantarujeg Gelar Mini Camp: Perkuat Karakter Remaja Demi Fondasi Keluarga Sakinah

Gus Adib juga menyampaikan dua pesan utama Menteri Agama untuk diimplementasikan di Jawa Barat, yakni penerapan kurikulum berbasis cinta kasih dan konsep ekoteologi—semangat menjaga lingkungan sebagai bagian dari iman.

Senada dengan hal itu, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa Jawa Barat merupakan provinsi yang penuh toleransi.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin membuktikan bahwa Jawa Barat bukan wilayah intoleran, melainkan provinsi yang menghargai peradaban,” tegas H. Dudu Rohman.

Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., MBA., turut menepis stigma negatif yang sering dialamatkan kepada daerahnya. Ia menyebut Tasikmalaya sebagai “Mutiara dari Priangan Timur” yang menjadi episentrum toleransi di Jawa Barat.

“Kita ada dan bertahan sampai hari ini karena kita rukun. Jangan sampai ada oknum yang mencitrakan Tasikmalaya sebagai masyarakat yang intoleran, karena sesungguhnya kita sangat toleran,” kata Viman.

Penyuluh Agama KUA Malausma: Puasa Adalah Perisai dan Pengendali Produktivitas ASN

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. H. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Ketua Koordinator Kepala Kemenag se-Jawa Barat memberikan pesan dan Kesan mendalam. Ia berharap kegiatan ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh aparatur Kemenag di Jawa Barat.

“Ini adalah bukti nyata soliditas keluarga besar Kemenag. Harapan kami, semangat harmoni ini tidak berhenti di sini, tetapi diimplementasikan dalam layanan sehari-hari kepada masyarakat di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat,” ujar Agus.

Selain jalan sehat, acara ini juga diwarnai aksi bakti sosial dengan pemberian bantuan kepada 300 warga yang membutuhkan. Kehadiran belasan ribu peserta dari keluarga besar Kemenag se-Priangan Timur ini pun membawa dampak ekonomi positif, khususnya peningkatan perputaran uang di sektor kuliner, transportasi, dan UMKM lokal.

Kemeriahan memuncak di garis finish. Selepas menempuh rute jalan sehat, berbagai macam doorprize menarik telah menanti para peserta. Suasana semakin tegang sekaligus haru saat pengundian Grand Doorprize berupa paket Umroh untuk 3 orang pemenang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi keluarga besar Kemenag.

Acara ini turut dihadiri oleh Staf Khusus Presiden RI, Tiar Nabila Karbala; tokoh pengusaha nasional, H. Amir Mahpud; Ketua DPRD Kota Tasikmalaya; dan jajaran Forkopimda serta organisasi mitra Kemenag lainnya.

Estafet Kepemimpinan MAN 2 Majalengka: Yayan Ristaman Jaya Serahkan Jabatan kepada H. Dodo Sunandi

Rangkaian peringatan HAB Kemenag tingkat Jabar ini akan terus berlanjut hingga puncaknya pada 3 Januari 2026. Salah satu agenda besar berikutnya adalah “Selawat Kebangsaan” bersama Habib Syekh Ali yang dijadwalkan berlangsung di GOR Kabupaten Ciamis sebagai bentuk syukur atas harmoni yang terjaga.

Kontributor : Endang Mu’min

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

🌙 Menuju Idul Fitri 1447 H

0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik

Playlist Video Kemenag Majalengka