Majalengka (Humas Kemenag Majalengka) – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhajum) membuka Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter Tahap I tingkat Kabupaten/Kota tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pembukaan kegiatan ini dipusatkan di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Majalengka pada Kamis, 4 Desember 2025.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Majalengka, H. Abu Mansyur, S.Ag., M.Pd., hadir memberikan sambutan sekaligus membacakan sambutan resmi dari Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. KH. Mochamad Irfan Yusuf. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka Dr. H. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd., Kasi Bimas Islam H. Sofyan Firdaus, S.H., dan Kasi PD Pontren H. Ade Firmansyah, S.Sos. M.Pd.I.
Dalam sambutan yang dibacakan, Menteri Haji dan Umrah menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang telah menerapkan mekanisme seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT). Metode ini dinilai sebagai cara yang objektif, transparan, dan akuntabel untuk memilih petugas.
“Petugas bukan hanya pendamping, tetapi juga representasi negara dan ujung tombak pelayanan. Mereka harus memiliki kompetensi, ketangguhan, integritas, dan kemampuan komunikasi lintas budaya yang baik selama berada di Tanah Suci,” demikian kata Menteri Haji.
Menteri juga berpesan kepada seluruh peserta seleksi, “Jadikan proses seleksi ini sebagai ikhtiar terbaik, bukan sekadar kompetisi. Bangun niat yang tulus, karena tugas petugas haji adalah khidmat pelayanan yang mulia dan berpahala besar. Saya minta, persiapkan diri dengan sebaik-baiknya, bukan hanya secara teknis tetapi juga mental, sebab tugas ini membutuhkan kesabaran, kepekaan, dan empati yang tinggi.”
Total peserta yang terverifikasi dokumen pada Tahap Kedua adalah 60 orang. Namun, pada pembukaan seleksi CAT hari ini, peserta yang hadir adalah 56 orang, sedangkan empat orang lainnya tidak hadir karena izin tugas atau alasan lain.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Majalengka, H. Abu Mansyur, menegaskan bahwa hasil akhir seleksi CAT akan langsung muncul dan dikirimkan secara terpusat. Ia juga mengingatkan bahwa tidak ada kuota petugas per kabupaten/kota dalam rekrutmen ini.
“Kuota PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi akan direkrut di tingkat Provinsi Jawa Barat secara keseluruhan. Petugas yang terpilih harus mampu memberikan pelayanan terbaik, menghadirkan pengalaman ibadah yang aman dan khusyuk, serta mengangkat martabat Indonesia di mata dunia,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kemenag Majalengka, Dr. H. Agus Sutisna, dalam sambutannya memberikan motivasi dan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta seleksi, sekaligus menekankan pentingnya peran petugas haji yang ia sebut sebagai layanan paling nikmat.
“Saya tidak dalam kapasitasnya memberikan arahan, namun saya ingin memberikan motivasi kepada Bapak Ibu semuanya,” ujar Agus.
Ia menyatakan rasa bangganya bisa hadir dan menegaskan komitmen Kemenag Majalengka untuk mendukung penuh Kementerian Haji yang baru terbentuk. Agus juga memastikan bahwa proses seleksi yang dilakukan, khususnya oleh jajaran Kemenag, sudah merupakan rutinitas yang terbiasa dilaksanakan.
Agus secara khusus menyoroti keistimewaan menjadi petugas haji. Menurutnya, layanan haji adalah layanan yang paling nikmat karena tidak hanya menjanjikan penghasilan, tetapi juga “dapat berkah”. “Ribuan antrian untuk menjadi pelayan haji itu sangat ideal,” tegasnya.
Mengingat tingginya minat dan nilai mulia dari tugas tersebut, ia mendorong para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian seleksi dengan baik dan penuh semangat, khususnya dalam menghadapi ujian berbasis komputer (Computer Assisted Test/CAT).
Dalam sesi motivasinya, Agus menyampaikan harapan agar seleksi ini menghasilkan petugas-petugas terbaik. “Dipastikan harus ada yang lulus,” ucapnya yang disambut amin oleh peserta.
Namun, ia menekankan bahwa tujuan akhir bukan hanya lulus seleksi, tetapi harus berangkat dan menjadi pelayan tamu Allah di Tanah Suci. Ia bahkan berbagi pengalaman pribadi bahwa ada yang telah lulus dan mengikuti diklat, namun tidak diberangkatkan. Hal ini disebutnya sebagai “rahasia Allah” yang harus diimani.
Di akhir sambutannya, Agus mendoakan agar seluruh peserta sukses dalam seleksi. Ia juga berpesan agar peserta memanfaatkan sesi latihan sebelum CAT dan memastikan kesiapan teknis. “Dipastikan kuotanya penuh, kemudian baterainya juga penuh,” pungkasnya.
Kepala Kankemenag menutup sambutannya dengan memberikan doa dan restu, sekaligus mengucapkan selamat kepada Kementerian Haji yang telah menjalankan tugas perdana yang mulia ini dalam rangka mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.
Seleksi Tahap I ini akan dilanjutkan dengan Tahap II yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2025.
Kontributor : Endang Mu’min



Komentar