Berita Kemenag

Perkuat Mental ASN, Kasi PAIS Kemenag Majalengka Hadiri Pengajian dan Belajar Bahasa Arab Se-Jabar

Bandung (KEMENAG) — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Mengaji Tadarus Al-Qur’an dan Pembelajaran Bahasa Arab secara virtual melalui Zoom Meeting pada Jumat (6/11/2026). Agenda yang diikuti sekitar 900 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag se-Jawa Barat ini dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., Plt. Kabag TU, serta jajaran Kepala Bidang dan Kepala Kemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

Jajaran Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka turut hadir secara intensif dalam kegiatan ini. Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka Dr. Drs. H. Faisal, M.Pd. hadir mendampingi jajaran pejabat serta seluruh pegawai ASN Kemenag Kabupaten Majalengka.

Kepala Bidang PAIS Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat KH. Samsul Puad, S.Ag., M.H. dalam sambutan pembukaannya menguraikan secara mendalam makna dan pilar ibadah. Ia menjelaskan bahwa menurut etimologi, ibadah adalah at-tadzalul wal khudhu’ wal istikanah, yaitu merendahkan diri dan ketundukan kepada Allah Swt. Lebih lanjut, ia mengutip pandangan ulama seperti Ibnu Katsir dan Ibnu Taimiyah mengenai pilar utama dalam beribadah.

“Menurut Ibnu Katsir, ibadah menyatukan kesempurnaan al-hubb (cinta), al-khauf (rasa takut), dan ar-raja’ (pengharapan) kepada Allah Swt. Sementara Ibnu Taimiyah mendefinisikan ibadah sebagai segala sesuatu yang dicintai Allah, baik berupa keyakinan, ucapan, maupun perbuatan lahir dan batin,” papar Samsul Puad.

Beliau juga mengingatkan seluruh ASN Kemenag agar senantiasa menjaga keikhlasan dan keteladanan (ittiba’) dalam menjalankan tugas maupun program keagamaan.

Seksi Pendidikan Madrasah Evaluasi Penggunaan Dana BOS di Empat Madrasah

“Syarat diterimanya ibadah itu ada dua, yaitu ikhlas dan ittiba’ sesuai petunjuk Allah dan Rasul-Nya. Jangan sampai kita hadir hanya karena ada pimpinan, tetapi niatkanlah murni karena Allah Swt.,” tegasnya.

Samsul Puad kemudian membagikan cerita inspiratif tentang Imam Ghazali yang mendapat ampunan Allah bukan dari karya besar yang ditulisnya, melainkan dari kebaikan kecil saat beliau membiarkan seekor lalat meminum tintanya.

“Kebaikan kecil yang dianggap sepele oleh manusia justru berpotensi penuh mendatangkan keikhlasan murni. Marilah kita selalu berbuat baik sekecil apa pun, karena itu bisa menjadi penolong kita di akhirat,” tambahnya.

Setelah sambutan pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan tadarrus dan kajian tafsir Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 73 yang disampaikan oleh KH. Asep Anom. Dalam pemaparannya, ia mengupas hikmah mendalam di balik perintah Allah kepada Bani Israil untuk memukulkan bagian tubuh sapi betina yang disembelih ke mayat korban pembunuhan.

“Peristiwa tersebut menunjukkan betapa mudahnya bagi Allah untuk menghidupkan kembali yang mati. Tidak ada yang sulit bagi Allah Swt. untuk membangkitkan kita kelak di hari kiamat,” jelas Asep.

Siswa Apresiasi Pelayanan TKA MAN 3 Majalengka, Ujian Berlangsung Nyaman dan Tertib

Asep juga mengisahkan latar belakang sapi betina milik seorang anak saleh yang sangat berbakti kepada ibunya. Anak tersebut membagi waktunya untuk beribadah, mendampingi ibu, dan bekerja mencari kayu bakar, serta membagi hasil usahanya untuk sedekah, makan, dan ibunya. Keikhlasan serta ketundukannya kepada sang ibu membuahkan balasan bernilai tinggi dari Allah Swt.

“Kisah ini memberikan dua pelajaran utama. Pertama, balasan dan keajaiban bagi orang yang saleh dan berbakti kepada orang tua. Kedua, bukti kekuasaan Allah Swt. dalam menentukan segala sesuatu,” ujar Asep.

Menanggapi pelaksanaan kegiatan keagamaan ini, Kepala Seksi PAIS Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. Drs. H. Faisal, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas kesinambungan pembinaan mental dan intelektual bagi seluruh pegawai Kemenag Jawa Barat.

“Kegiatan tadarus dan kajian keislaman ini menjadi penguat spiritualitas serta pengingat bagi kami di daerah untuk terus menginternalisasi nilai-nilai keikhlasan dan integritas dalam menjalankan tugas pelayanan publik kepada masyarakat,” ujar Faisal di sela-sela kegiatan.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi pembelajaran Bahasa Arab interaktif yang dipandu oleh H. Deden Farid dan Ustadzah Hj. Siti Hurriyah. Para peserta antusias mengikuti dialog dan latihan dasar bahasa Arab hingga akhir sesi.

MAN 1 Majalengka Gelar Diklat Pembinaan Atlet Bola Voli Kelas X.13

Melalui penyelenggaraan rutin kegiatan ini, Kemenag Jawa Barat berharap dapat memperkuat ikatan silaturahmi antar-ASN, meningkatkan pemahaman keagamaan dan literasi bahasa Arab, serta membentuk karakter pegawai yang berintegritas dan berlandaskan nilai-nilai keikhlasan dalam memberikan pelayanan publik.

Kontributor: Endang Mu’min

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *