Berita Daerah KUA

Pendorong Ekonomi Kreatif Ciayumajakuning, Majalengka Wedding Expo dan Kuliner 2026 Resmi Dibuka

Majalengka (KEMENAG) — Gelaran bergengsi Majalengka Wedding Expo dan Kuliner 2026 resmi dibuka di Aula Islamic Center Majalengka pada Jumat (16/10/2026). Pameran berskala regional yang menyedot perhatian publik ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Majalengka, Rahmat Kartono.

Acara tahunan tersebut menjadi wadah berkumpulnya para pelaku usaha industri pernikahan (wedding organizer) terkemuka. Tidak hanya berasal dari lokal Majalengka, berbagai penyedia jasa dari wilayah tetangga seperti Cirebon dan Kuningan pun turut ambil bagian memamerkan kreasi terbaik mereka. Selain vendor dekorasi dan dokumentasi, sejumlah pengusaha jasa boga (catering) juga meramaikan festival kuliner yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Pembukaan pameran ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting daerah, termasuk Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Majalengka, Agus Susanto. Kehadiran lintas sektor tersebut menegaskan kolaborasi yang kuat antara pengembangan industri kreatif daerah dan edukasi kesiapan berkeluarga bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Majalengka, Agus Susanto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya ajang yang mempertemukan kebutuhan fisik dan edukatif bagi calon pengantin. Ia menegaskan bahwa KUA siap mendukung penguatan ketahanan keluarga yang berawal dari persiapan pernikahan yang matang.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini karena momentum pameran pernikahan tidak hanya soal persiapan pesta, tetapi juga menjadi sarana yang baik untuk mengingatkan calon pengantin akan pentingnya kesiapan lahir dan batin dalam membangun rumah tangga yang sakinah,” kata Agus.

Kasubag TU Ajak Pramuka MTsN 10 Majalengka Jaga Alam dan Bangun Karakter Positif

Sementara itu, Kepala Disparbud Majalengka, Rahmat Kartono, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi pelaksanaan expo ini. Ia mendorong para pelaku industri pernikahan, khususnya penata rias (makeup artist) lokal, untuk terus mengangkat kearifan budaya daerah ke kancah yang lebih luas.

“Kami berharap ajang ini tidak hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga menjadi wadah pelestarian budaya. Salah satunya dengan terus memperkenalkan gaya pengantin dan keanggunan Siger Simbar Kencana sebagai identitas mahkota pusaka dan kebanggaan ornamen pernikahan khas Majalengka agar semakin dikenal secara nasional,” ujar Rahmat.

Lebih lanjut, Rahmat menyatakan optimismenya bahwa ajang tahunan ini mampu terus menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi daerah berbasis industri kreatif dan pariwisata yang kuat di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan).

Kontributor : Iman Abdulrahman

Perkuat Integritas Pengawas TKA-AN, Kemenag Majalengka Gelar Sosialisasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *