Jatiwangi (KEMENAG) — Sejak siswa mulai berdatangan pada pagi hari hingga kegiatan pembelajaran berakhir, Tim Keamanan MAN 3 Majalengka bersiaga memastikan lingkungan madrasah tetap tertib dan aman. Kehadiran petugas di gerbang dan sejumlah area madrasah menjadi bagian dari upaya menjaga kenyamanan siswa agar dapat mengikuti pembelajaran dengan tenang, Jumat (16/10/2026).
Kesiapsiagaan tersebut diwujudkan melalui pengawasan rutin sejak kedatangan siswa, pengaturan arus lalu lintas di sekitar gerbang, hingga pemantauan lingkungan madrasah selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Pengawasan kembali dilakukan pada waktu kepulangan untuk membantu memastikan siswa meninggalkan madrasah secara tertib dan aman.
Anggota Tim Keamanan MAN 3 Majalengka, Iwan Hernawan, mengatakan bahwa tugas pengamanan tidak hanya berkaitan dengan penjagaan bangunan dan fasilitas, tetapi juga memberikan rasa aman kepada seluruh warga madrasah.
“Kami bertugas tidak hanya untuk menjaga fisik bangunan dan ketertiban, tetapi juga memastikan setiap siswa merasa aman sejak melangkahkan kaki ke madrasah hingga kembali pulang ke rumah. Kehadiran kami di gerbang dan lingkungan madrasah diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi siswa maupun tenaga pendidik,” ujar Iwan Hernawan.
Menurutnya, kesiapsiagaan petugas perlu dijalankan secara konsisten karena aktivitas madrasah berlangsung sejak pagi hingga kegiatan pembelajaran selesai. Ketertiban di lingkungan madrasah membutuhkan pengawasan yang berkelanjutan, termasuk perhatian terhadap situasi di sekitar gerbang dan area yang digunakan siswa untuk beraktivitas.
Sementara itu, Adi Paryadi menegaskan pentingnya kewaspadaan dan koordinasi dalam mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar. Pengamanan yang berjalan baik diharapkan dapat meminimalkan gangguan sehingga siswa dan guru dapat menjalankan aktivitas pendidikan dengan lebih nyaman.
“Pengamanan selama proses belajar mengajar berlangsung merupakan prioritas utama kami. Dengan lingkungan yang steril dan tertib, fokus belajar siswa tidak akan terganggu, sehingga prestasi akademik maupun non-akademik dapat diraih secara maksimal,” tutur Adi Paryadi.
Kehadiran tim keamanan menjadi salah satu unsur pendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang kondusif. Ketertiban saat kedatangan, kelancaran aktivitas di lingkungan madrasah, serta pengawasan ketika siswa pulang merupakan bagian dari pelayanan yang menunjang kegiatan pendidikan sehari-hari.
Melalui kesiapsiagaan dan koordinasi yang berkelanjutan, MAN 3 Majalengka berupaya menjaga lingkungan madrasah tetap aman, tertib, dan nyaman. Dengan demikian, siswa dapat lebih berkonsentrasi dalam belajar, sedangkan guru dan tenaga kependidikan dapat menjalankan tugasnya dengan tenang.
Kontributor : Firman Saefatullah


Komentar