Cingambul (KEMENAG) — Menumbuhkan sikap tanggung jawab dan kepedulian terhadap kebersihan dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana di lingkungan madrasah. Salah satunya seperti yang dilakukan Muhammad Alwi, siswa MTsN 11 Majalengka, yang datang lebih awal untuk melaksanakan piket kebersihan kelas pada Selasa (29/9/2026).
Hari tersebut merupakan jadwal piket Muhammad Alwi bersama beberapa teman sekelasnya. Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap tugas yang telah disepakati bersama, Alwi memilih datang lebih awal untuk membersihkan dan menata ruang kelas sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.
Kegiatan piket meliputi membersihkan area kelas, merapikan lingkungan belajar, serta memastikan ruang kelas dalam kondisi bersih dan nyaman. Kebersihan kelas menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya suasana belajar yang lebih tertib dan nyaman bagi siswa maupun guru.
Alwi mengatakan bahwa melaksanakan piket merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dilakukan sesuai jadwal.
“Hari ini jadwal piket saya bersama beberapa teman. Saya datang lebih awal supaya kelas sudah bersih dan rapi sebelum pembelajaran dimulai. Menurut saya, kalau kelas bersih, belajar juga terasa lebih nyaman,” ujar Alwi.
Kebiasaan datang lebih awal untuk melaksanakan piket menunjukkan bahwa tanggung jawab dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana dan konsisten. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembiasaan karakter siswa untuk peduli terhadap kebersihan dan lingkungan madrasah.
Melalui kegiatan piket kelas, siswa MTsN 11 Majalengka tidak hanya menjaga kebersihan ruang belajar, tetapi juga belajar membangun kedisiplinan, kerja sama, dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan bersama.
Kontributor: Riyan Mardiyana


Komentar