Berita Daerah

Lantunkan Surah Yasin, Siswa MTsN 12 Majalengka Khusyuk Ikuti Pembiasaan Ngaji Bareng

Rajagaluh (KEMENAG) – Suasana sejuk nan religius menyelimuti lapangan utama Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Majalengka pada Jumat (18/9/2026) pagi. Ratusan siswa dan siswi tampak begitu khidmat melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dalam agenda Pembiasaan Ngaji Bareng yang digemakan secara serentak sebelum jam pelajaran pertama dimulai.

Program kerohanian yang telah konsisten berjalan selama beberapa pekan terakhir ini menghadirkan nuansa spiritual yang kental di lingkungan madrasah. Rangkaian kegiatan tidak langsung dimulai dengan membaca Al-Qur’an, melainkan diawali terlebih dahulu dengan pelaksanaan salat Dhuha berjamaah. Setelah bersujud memohon keberkahan ilmu kepada Sang Pencipta, para peserta didik yang duduk beralaskan sajadah di lapangan langsung membuka mushaf mereka untuk melantunkan Surah Yasin secara bersama-sama.

Berbeda dari pekan-pekan sebelumnya, agenda Jumat kali ini terasa lebih istimewa karena dipandu secara langsung dari awal hingga akhir oleh Kepala MTsN 12 Majalengka, Dr. Amin Ridwan, S.Ag., M.Pd.I.

Selain membaca Surah Yasin, esensi utama dari kegiatan rutin setiap Jumat ini adalah menanamkan karakter bakti anak kepada orang tuanya. Setelah pembacaan ayat suci selesai, suasana berubah menjadi kian haru saat Kepala Madrasah memimpin lantunan doa yang dikhususkan bagi kedua orang tua siswa, serta doa ampunan bagi keluarga dan para pendahulu yang telah berpulang ke Rahmatullah.

Melalui munajat bersama di bawah hangatnya mentari pagi, madrasah berupaya melembutkan hati para peserta didik, menyadarkan mereka akan besarnya pengorbanan orang tua, sekaligus melatih empati dan kepedulian spiritual sedari dini.

Kemenag Majalengka Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan RA

Melihat kekhusyukan dan antusiasme anak didiknya, Amin memberikan apresiasi sekaligus untaian nasihat yang menyentuh sanubari. Beliau mengingatkan bahwa setinggi apa pun prestasi akademik yang diraih, tidak akan bernilai tanpa adanya rida dari orang tua.

“Pembiasaan Ngaji Bareng dan doa bersama ini bukan sekadar rutinitas madrasah, melainkan wujud cinta kasih kalian kepada orang tua. Ingatlah, doa anak yang saleh dan salehah adalah cahaya dan amal jariah yang tidak akan pernah terputus,” tutur Amin.

Lebih lanjut, beliau menitipkan pesan dan rekomendasi penting untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Bapak sangat merekomendasikan agar pembiasaan membaca Surah Yasin dan mendoakan kebaikan untuk ayah serta ibu ini tidak hanya kalian lakukan saat di lapangan madrasah. Terapkanlah juga di rumah, luangkan waktu sejenak sehabis salat Magrib atau Subuh. Jadikan Al-Qur’an sebagai sahabat penenang jiwa, dan jadikan doa untuk orang tua sebagai kunci pembuka jalan kesuksesan kalian di masa depan,” pesannya memotivasi.

Konsistensi MTsN 12 Majalengka dalam merawat tradisi rohani ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual. Melalui lantunan ayat suci dan doa yang terus menggema di udara Majalengka setiap pekannya, diharapkan tunas-tunas muda ini kelak tumbuh menjadi lentera peradaban yang berakhlak mulia, tangguh menghadapi tantangan zaman, dan senantiasa menjadi penyejuk hati bagi keluarga serta masyarakat.

Kontributor: Mohammad Rega Permana

Supervisi Tiga KUA, Kasi Bimas Islam Majalengka Tekankan Profesionalisme dan Kepatuhan Regulasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *