Rajagaluh (KEMENAG) — Rangkaian kegiatan Pengukuhan Calon Penegak (PECAPA) Tahun 2026 MAN 2 Majalengka Ambalan Fatahillah–Cut Nyak Dien berlanjut setelah pelaksanaan upacara pembukaan di Bumi Perkemahan Nambang Kemuning, Desa Pajajar, Kecamatan Rajagaluh, Kamis (10/9/2026). Seluruh peserta yang merupakan murid kelas X mengikuti lomba Hasta Karya sebagai salah satu kegiatan untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan.
Lomba Hasta Karya diikuti oleh 40 regu putra dan putri. Setiap regu ditantang untuk menghasilkan karya secara kreatif dengan memanfaatkan berbagai bahan yang tersedia. Penilaian dilakukan oleh penegak laksana dan bantara, yaitu Davin dan Dede Dahlia.
Hasta Karya merupakan kegiatan membuat suatu karya dengan mengandalkan keterampilan tangan, kreativitas, dan kemampuan mengolah bahan menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna maupun nilai estetika. Bahan yang digunakan dapat berupa bahan baru maupun bahan bekas atau limbah yang masih dapat dimanfaatkan, seperti kardus, botol plastik, kertas, kayu, tali, serta berbagai material lainnya.
Pemanfaatan bahan limbah dalam Hasta Karya juga memiliki nilai edukatif. Selain mengasah kreativitas, kegiatan ini dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dengan mengurangi barang yang berpotensi menjadi sampah. Murid juga belajar bahwa bahan sederhana yang berada di sekitar dapat diolah menjadi karya yang bermanfaat melalui ide dan keterampilan.
Davin, salah satu juri lomba Hasta Karya, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan ruang kepada murid untuk menuangkan ide sekaligus belajar memanfaatkan bahan yang ada di lingkungan sekitar.
“Melalui Hasta Karya, kami ingin melihat bagaimana murid menuangkan kreativitasnya dan mengolah bahan yang sederhana menjadi sebuah karya. Yang paling penting bukan hanya hasil akhirnya, tetapi juga proses, kerja sama, dan bagaimana mereka mampu memanfaatkan bahan yang tersedia dengan ide yang kreatif,” ujar Davin.
Kegiatan Hasta Karya menjadi salah satu bagian dari rangkaian PECAPA yang memberikan pengalaman belajar di luar kelas. Melalui kegiatan tersebut, murid diharapkan semakin terampil, kreatif, mandiri, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Rangkaian kegiatan PECAPA MAN 2 Majalengka Ambalan Fatahillah–Cut Nyak Dien selanjutnya terus diisi dengan berbagai aktivitas kepramukaan yang dirancang untuk membentuk karakter, kemandirian, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan para calon penegak.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar