Berita Daerah

Aksi Peduli Lingkungan: Siswa MTsN 2 Majalengka Rawat Tanaman Sebelum Memulai Pembelajaran

Jatiwangi (Kemenag) — Menanamkan sikap tanggung jawab kepada siswa dapat dimulai melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Di MTsN 2 Majalengka, siswa dibiasakan merawat tanaman yang berada di sekitar kelas maupun tanaman yang mereka tanam sendiri dengan menyiramnya setiap pagi sebelum pembelajaran dimulai, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan secara bergiliran sesuai jadwal piket masing-masing kelas. Siswa yang mendapat tugas piket tidak hanya bertanggung jawab terhadap kebersihan ruang kelas, tetapi juga memastikan tanaman di sekitar kelas mendapatkan perawatan yang cukup.

Kebiasaan menyiram tanaman menjadi bagian dari upaya madrasah menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Mereka belajar bahwa tanaman yang telah ditanam membutuhkan perhatian dan perawatan agar dapat tumbuh dengan baik.

Pembiasaan tersebut juga mengajarkan siswa untuk menjalankan tanggung jawab sesuai tugas yang telah diberikan. Dengan adanya jadwal piket, setiap siswa memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam menjaga lingkungan kelas dan madrasah.

Ditemui saat melaksanakan kegiatan, Izdihar Maula, siswa kelas VII D, mengatakan bahwa menyiram tanaman menjadi salah satu tugas yang dilakukan sebelum mengikuti pembelajaran.

MTsN 1 Majalengka Gelar Peringatan Maulid Nabi SAW, Momentum Teladani Akhlak Rasulullah

“Kami menyiram tanaman setiap pagi sebelum pembelajaran dimulai. Jadwalnya bergiliran sesuai piket, jadi setiap siswa mempunyai tanggung jawab untuk merawat tanaman juga kebersihan yang ada di sekitar kelas,” ujar Izdihar.

Menurut Izdihar, kegiatan tersebut membuat siswa lebih terbiasa memperhatikan kondisi tanaman di sekitar mereka. Tanaman yang ditanam dan dirawat bersama juga membuat lingkungan kelas terlihat lebih asri dan nyaman.

Melalui pembiasaan sederhana tersebut, MTsN 2 Majalengka berupaya membangun karakter siswa yang peduli dan bertanggung jawab. Kebiasaan merawat tanaman diharapkan tidak hanya dilakukan karena adanya jadwal piket, tetapi tumbuh menjadi kesadaran untuk menjaga dan menghargai lingkungan di mana pun mereka berada.

Kontributor: Rika Gayatri

MTsN 14 Majalengka Jadi Tuan Rumah Pembubaran Panitia Kontingen PORSENI Jabar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *