Sindang (KEMENAG) — Kepala KUA Kecamatan Sindang, H. Ilan Ahmad Zaeni Dahlan, menghadiri kegiatan Ziarah Kebudayaan dan Doa Bersama yang digelar warga Desa Gunung Kuning di kompleks makam Raden Mas Lumpi Mangunjaya Abdurahman Faqih, Kamis (3/9/2026). Tokoh legendaris tersebut dihormati masyarakat setempat sebagai figur perintis dan pembawa ajaran Islam pertama di wilayah Gunung Kuning.
Di sela-sela kegiatan, H. Ilan Ahmad Zaeni Dahlan menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan ziarah kebudayaan tersebut. Menurutnya, momentum ini menjadi wadah penting dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan masyarakat.
“Kehadiran kami dalam kegiatan ziarah kebudayaan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat dalam merawat keimanan, menghormati sejarah perjuangan dakwah Islam para leluhur, serta mempererat silaturahmi antarwarga di Kecamatan Sindang,” ujar H. Ilan Ahmad Zaeni Dahlan.

Kegiatan yang memadukan pelestarian tradisi lokal dengan ungkapan syukur atas ketentraman serta kesuburan tanah desa ini juga dihadiri oleh unsur Forkopincam dan tokoh masyarakat. Tampak hadir di lokasi Camat Sindang Anih Rehnawati, Kuwu Desa Gunung Kuning Yudi Yudistira Gozali, mantan Kuwu Lili Suhaeli, Ketua MUI Kiyai Moch. Anas, serta jajaran penyuluh agama Islam.
Mantan Kuwu Desa Gunung Kuning, Lili Suhaeli, turut menegaskan bahwa ziarah ini diselenggarakan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan medium penting untuk merawat ingatan sejarah dan menghormati jasa para perintis desa.
“Menziarahi makam leluhur kita, Raden Mas Lumpi Mangunjaya Abdurahman Faqih, adalah cara kita merawat ingatan sejarah dan menghormati jasa beliau sebagai perintis ajaran Islam di desa tercinta ini sekaligus wujud syukur atas nikmat kesuburan tanah dan ketentraman yang kita rasakan,” ulas Lili di hadapan ratusan warga.

Lili menambahkan bahwa sinergi yang solid antara pemerintah desa, unsur kecamatan, dan tokoh agama sangat vital dalam menjaga nilai-nilai luhur budaya lokal agar tetap lestari di tengah perkembangan generasi penerus.
Rangkaian acara berlangsung khidmat dimulai dari lantunan salawat dan tahlil bersama. Pembacaan doa kemudian dipanjatkan untuk memohon keselamatan serta kemakmuran bagi seluruh warga desa, sebelum akhirnya ditutup dengan sesi ramah tamah guna mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Kontributor: Sayid Abdullah Yahya


Komentar