Jatiwangi (Kemenag) — Kegiatan ekstrakurikuler Marching Band MTsN 2 Majalengka kembali menggelar latihan rutin pada Senin (14/9/2026). Dalam latihan kali ini, anggota baru dari kelas VII mendapatkan pengenalan dan pembelajaran alat-alat marching band secara langsung dari para anggota senior.
Para anggota senior membimbing juniornya dengan mengenalkan alat yang digunakan dalam Marching Band sekaligus memberikan arahan mengenai cara memegang dan menggunakannya. Proses latihan dilakukan secara bertahap agar anggota baru dapat mengenali karakter serta teknik dasar dari alat yang mereka pelajari.
Pendampingan dari anggota senior menjadi bagian penting dalam proses pengenalan bagi anggota baru. Selain membantu junior memahami teknik dasar, kegiatan tersebut juga menciptakan interaksi antaranggotanya sehingga proses belajar berlangsung secara bersama-sama.
Bagi anggota kelas VII, latihan ini menjadi kesempatan awal untuk mengenal lebih dekat dunia Marching Band. Mereka tidak hanya diperkenalkan pada alat musik, tetapi juga mulai belajar mengikuti arahan, menjaga koordinasi, dan menyesuaikan diri dengan pola latihan kelompok.
Sementara bagi anggota senior, kesempatan membimbing junior menjadi pengalaman untuk melatih kemampuan berkomunikasi dan berbagi pengetahuan. Transfer keterampilan tersebut diharapkan dapat membantu keberlanjutan kegiatan Marching Band di MTsN 2 Majalengka.
Latihan rutin ini menjadi bagian dari proses pembinaan anggota Marching Band secara berkelanjutan. Dengan adanya pendampingan dari senior, anggota baru diharapkan lebih cepat beradaptasi dan memiliki dasar keterampilan yang cukup untuk mengikuti latihan pada tahap berikutnya.
Pembina ekstrakurikuler Marching Band MTsN 2 Majalengka, Zulfah, S.Kom.I., berharap proses pendampingan antarsiswa tersebut dapat terus dikembangkan. Menurutnya, keterlibatan anggota senior dalam mengenalkan alat musik kepada anggota baru tidak hanya membantu siswa kelas VII beradaptasi, tetapi juga melatih rasa tanggung jawab, kepedulian, dan kemampuan bekerja sama.
“Harapannya, anggota baru dapat mengenal dan menguasai alat musik secara bertahap, sementara anggota senior semakin terlatih untuk berbagi ilmu dan membimbing adik kelasnya. Dengan begitu, kekompakan dan kekeluargaan dalam Marching Band MTsN 2 Majalengka dapat terus terbangun,” ungkap Zulfah.
Melalui kegiatan tersebut, Marching Band MTsN 2 Majalengka tidak hanya menjadi wadah pengembangan bakat seni musik, tetapi juga ruang bagi siswa untuk belajar bekerja sama, disiplin, bertanggung jawab, serta membangun rasa saling mendukung antargenerasi anggota


Komentar