Rajagaluh (KEMENAG) — Menjelang pelaksanaan Perkemahan Pengukuhan Calon Penegak (PECAPA) Tahun 2026, Dewan Ambalan Fatahillah – Cut Nyak Dien MAN 2 Majalengka melaksanakan ziarah ke makam pendiri MAN 2 Majalengka, almarhum H. Abu Bakar dan almarhum M. Adiana Satar, pada Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah perwakilan Dewan Ambalan bersama dewan guru sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pendiri madrasah.
Almarhum H. Abu Bakar dikenal sebagai salah satu pendiri MAN 2 Majalengka, sedangkan almarhum M. Adiana Satar merupakan salah satu pendiri MAN 2 Majalengka sekaligus perintis Gerakan Pramuka di lingkungan madrasah. Jasa dan pengabdian keduanya menjadi bagian penting dalam perjalanan serta perkembangan MAN 2 Majalengka hingga saat ini.
Ziarah menjadi salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh Dewan Ambalan menjelang PECAPA. Kegiatan tersebut diawali dengan doa bersama dan tahlil yang dipimpin oleh H. Enday Hidayat, S.Ag., sebagai perwakilan dewan guru.
Selain menjadi bagian dari persiapan PECAPA, kegiatan ziarah juga menjadi momentum bagi anggota Dewan Ambalan untuk mengenang perjuangan dan keteladanan para pendiri madrasah. Melalui kegiatan tersebut, generasi penerus diharapkan dapat terus menghargai sejarah serta menjaga nilai-nilai yang telah diwariskan oleh para pendahulu.
Enday menyampaikan bahwa kegiatan ziarah memiliki makna penting bagi warga madrasah sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri yang telah berjasa dalam membangun dan mengembangkan MAN 2 Majalengka.
“Ziarah ini bukan hanya menjadi bagian dari persiapan PECAPA, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kepada para pendiri madrasah. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun agar generasi berikutnya tetap mengenal, menghargai, dan melanjutkan nilai-nilai perjuangan para pendiri MAN 2 Majalengka,” ujar Enday.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus menjadi tradisi positif yang dilaksanakan setiap tahun menjelang PECAPA. Selain memperkuat penghormatan terhadap sejarah madrasah, ziarah juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa syukur serta semangat melanjutkan perjuangan para pendiri MAN 2 Majalengka.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar