Berita Daerah

Kokurikuler MTsN 7 Majalengka Bekali Siswa Kemampuan Mengenal dan Mempraktikkan Ilmu Tajwid

Jatitujuh (KEMENAG) — MTsN 7 Majalengka terus memperkuat kemampuan keagamaan peserta didik melalui kegiatan kokurikuler. Salah satunya melalui pembelajaran mengenal ilmu tajwid dan mempraktikkannya dalam membaca Al-Qur’an yang dilaksanakan pada Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut dibimbing oleh guru kokurikuler Hj. Aah Kana’ah, S.Ag. Pembelajaran diarahkan agar peserta didik tidak hanya memahami teori tajwid, tetapi juga mampu menerapkannya secara tepat ketika membaca ayat-ayat Al-Qur’an.

Dalam kegiatan tersebut, peserta didik dikenalkan dengan berbagai kaidah dasar tajwid, kemudian diberikan kesempatan untuk mempraktikkan cara membaca sesuai dengan hukum bacaan yang telah dipelajari. Praktik dilakukan secara bertahap dengan bimbingan dan koreksi dari guru.

Hj. Aah Kana’ah, S.Ag. mengatakan bahwa penguasaan ilmu tajwid merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an peserta didik.

“Belajar tajwid tidak cukup hanya dengan mengetahui teori. Anak-anak perlu memahami, mendengar, dan langsung mempraktikkannya dalam membaca Al-Qur’an. Dengan latihan yang terus-menerus, diharapkan bacaan mereka menjadi semakin baik, benar, dan sesuai dengan kaidah tajwid,” ungkapnya.

Menurutnya, pembiasaan membaca Al-Qur’an dengan memperhatikan tajwid juga diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an serta membangun kebiasaan beribadah dalam kehidupan sehari-hari.

MTsN 1 Majalengka Gelar Peringatan Maulid Nabi SAW, Momentum Teladani Akhlak Rasulullah

Sementara itu, guru olahraga Drs. Abd. Aziz Hidayat turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan kokurikuler yang memadukan pemahaman dengan praktik secara langsung. Menurutnya, pembelajaran yang melibatkan praktik dapat membantu peserta didik lebih mudah memahami materi sekaligus membangun kedisiplinan.

“Setiap pembelajaran yang memberikan ruang kepada siswa untuk langsung mempraktikkan apa yang dipelajari akan memberikan pengalaman yang lebih bermakna. Hal ini juga melatih kedisiplinan, ketelitian, dan kesungguhan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa pembentukan karakter peserta didik tidak hanya dilakukan melalui kegiatan akademik maupun olahraga, tetapi juga melalui pembinaan keagamaan yang dilakukan secara konsisten di lingkungan madrasah.

Kegiatan kokurikuler mengenal dan mempraktikkan ilmu tajwid tersebut menjadi salah satu upaya MTsN 7 Majalengka dalam membentuk peserta didik yang memiliki kemampuan akademik, keterampilan, serta karakter religius. Melalui pembelajaran yang dilakukan secara berkelanjutan, madrasah berharap peserta didik mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, benar, dan penuh kesadaran.

MTsN 14 Majalengka Jadi Tuan Rumah Pembubaran Panitia Kontingen PORSENI Jabar

Kontributor: Suratman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *