Berita Daerah KUA

KUA Majalengka Gelar Penyuluhan Pemimpin Gereja, Tekankan Keseimbangan Kebenaran dan Kasih

Panyingkiran (KEMENAG) — Kantor Urusan Agama (KUA) Majalengka melalui Penyuluh Agama Kristen menggelar penyuluhan bagi para pemimpin gereja di lingkungan Gereja Penyebaran Injil (GPI). Kegiatan bertema “Menyatakan Kebenaran dengan Kasih” ini berlangsung di Saung Teduh, Panyingkiran, Selasa (1/9/2026).

Hadir sebagai narasumber, Pdt. Dr. Nehemia P. Pasaribu, M.Th., yang mewakili GPI Majalengka sekaligus Penyuluh Agama Kristen KUA Majalengka. Dalam pemaparannya, ia menyoroti tantangan nyata para pemimpin jemaat dalam menyatukan dua prinsip esensial, yakni kebenaran dan kasih.

Menurut Pdt. Nehemia, praktik pelayanan kerap diwarnai situasi saat seseorang menyampaikan kebenaran, tetapi cara penyampaiannya melukai hati sesama. Sebaliknya, tidak jarang pemimpin agama enggan menyuarakan kebenaran demi menjaga perasaan orang lain.

“Kebenaran tanpa kasih dapat melukai, sementara kasih tanpa kebenaran dapat menyesatkan. Oleh karena itu, merumuskan khotbah dan pembinaan yang menyeimbangkan keduanya menjadi hal yang paling pokok. Kebenaran yang disampaikan dalam bingkai kasih diyakini akan membawa jemaat bertumbuh menuju kedewasaan rohani yang sehat,” ujarnya.

Kegiatan penyuluhan dan silaturahmi tersebut dihadiri perwakilan pemimpin gereja dari berbagai wilayah, antara lain GPI Majalengka, Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil (STAPIN) Majalengka, GPI Kadipaten, GPI Jatiwangi, GPI Arjawinangun, GPI Karang Ampel, GPI Gebang, GPI Cirebon, dan GPI Sumedang.

Sinergi Penguatan Mutu Pendidikan, Kemenag Majalengka Sambut Kunjungan Pimpinan Madrasah Daarul Uluum PUI

Sinergi antara Penyuluh Agama Kristen KUA Majalengka dan para pemimpin gereja se-Wilayah Tiga Cirebon serta Sumedang ini diharapkan dapat memperkuat peran mimbar gereja dalam membangun masyarakat yang toleran, damai, dan berkarakter mulia.

Kontributor: Iman Abdulrahman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *