Berita Daerah

MTsN 10 Majalengka Kirim Tujuh Siswa Ikuti OMI 2026

Jatiwangi (KEMENAG) — MTsN 10 Majalengka mengikutsertakan tujuh siswa terbaiknya dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 yang berlangsung di MAN 3 Majalengka, Selasa (8/9/2026). Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta didik untuk menguji kemampuan akademik sekaligus mengembangkan pengalaman berkompetisi secara sehat bersama siswa madrasah lainnya.

OMI 2026 menjadi wadah untuk menggali potensi dan mengasah kemampuan peserta didik dalam bidang sains dan pengetahuan umum. Ajang tersebut juga menjadi bagian dari proses penyaringan peserta didik berprestasi yang memiliki kemampuan akademik di berbagai bidang perlombaan.

MTsN 10 Majalengka mengirimkan tujuh peserta didik yang telah dipilih melalui proses seleksi internal madrasah. Mereka terbagi dalam tiga bidang kompetisi, yakni IPA, Matematika, dan IPS.

Pada bidang IPA, MTsN 10 Majalengka diwakili Raihana Assyfa dan Dinda Alistya F. Sementara pada bidang Matematika, madrasah mengutus M. Hafidz Yaasin dan Yanuar Ibrahim K. Adapun bidang IPS diikuti oleh Nayma Zahwa N., Lintang Nurul H., dan Rida Payidatuz Z.

Persiapan para peserta tidak dilakukan secara singkat. Sebelum mengikuti kompetisi, madrasah terlebih dahulu melaksanakan seleksi internal untuk menentukan siswa yang akan menjadi delegasi. Para peserta kemudian mendapatkan pembinaan materi secara intensif dari guru-guru pembimbing sesuai bidang studi yang diikuti.

Keputrian MTsN 7 Majalengka Jadi Ruang Tumbuh Siswi Bekal Ibadah, Karakter, dan Kesehatan Mental

Setelah menjalani persiapan tersebut, ketujuh peserta didik bertolak menuju MAN 3 Majalengka sebagai lokasi pelaksanaan OMI 2026. Di tengah peserta dari berbagai madrasah, mereka mengikuti kompetisi dengan tertib dan menjunjung sportivitas.

Bagi MTsN 10 Majalengka, keikutsertaan dalam kompetisi bukan semata-mata soal hasil akhir. Pengalaman menghadapi soal, mengelola konsentrasi, serta berinteraksi dalam suasana kompetitif menjadi bagian penting dari proses pembentukan kemampuan dan karakter peserta didik.

Kepala MTsN 10 Majalengka, H. Dadang, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah mempersiapkan diri dan dipercaya membawa nama madrasah dalam ajang tersebut. Ia juga memberikan doa restu agar seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi dengan baik.

“Kami sangat bangga atas semangat dan kesiapan para siswa yang menjadi utusan MTsN 10 Majalengka. Semoga para peserta diberikan kemudahan, keutuhan konsentrasi, dan mampu meraih hasil terbaik yang mengharumkan nama madrasah,” ujar Dadang.

Menurutnya, kesempatan berkompetisi juga penting untuk menumbuhkan keberanian peserta didik dalam mengukur kemampuan yang telah mereka pelajari selama proses pembelajaran di madrasah. Karena itu, persiapan akademik perlu berjalan beriringan dengan pembentukan sikap disiplin dan sportif.

Peringati HAORNAS 2026, Ratusan Siswa MTsN 10 Majalengka Ikuti Senam Kebugaran Jasmani

Keikutsertaan tujuh siswa MTsN 10 Majalengka di OMI 2026 sekaligus memberi ruang bagi madrasah untuk terus memetakan dan mengembangkan potensi akademik peserta didik. Prestasi, dalam konteks ini, tidak hanya diukur dari capaian juara, tetapi juga dari proses belajar dan pengalaman yang diperoleh siswa selama mengikuti kompetisi.

Madrasah berharap pengalaman tersebut dapat menjadi pemantik bagi siswa lainnya untuk berani mengembangkan kemampuan di bidang akademik. Semangat berprestasi pun diharapkan tumbuh sebagai bagian dari budaya belajar yang sehat, dengan tetap menghargai proses dan kemampuan peserta didik yang beragam.

Bagi ketujuh delegasi, OMI 2026 menjadi satu tahapan penting untuk menguji hasil pembinaan yang telah mereka jalani. Apa pun hasil yang diperoleh, pengalaman berkompetisi di tingkat madrasah akan menjadi bekal untuk terus belajar, memperbaiki kemampuan, dan menghadapi tantangan akademik berikutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *