Berita Daerah

Perkuat Karakter Peserta Didik, Waka MTsN 10 Majalengka Ikuti In House Training Implementasi KBC di MTsN 2 Majalengka

Jatiwangi (KEMENAG) — Jajaran Wakil Kepala Madrasah (Waka) MTsN 10 Majalengka menghadiri kegiatan In House Training (IHT) Implementasi Kurikulum Berbasis Karakter (KBC) yang diselenggarakan di MTsN 2 Majalengka pada Kamis (3/9/2026).

Kegiatan pelatihan dan penguatan kapasitas pendidik ini diikuti oleh seluruh jajaran Waka MTsN 10 Majalengka. Kehadiran para pimpinan madrasah ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman dan kesiapan strategi implementasi KBC di lingkungan madrasah.

Rangkaian acara diawali dengan khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta pembacaan doa. Kegiatan resmi dibuka dengan sambutan dari Kepala MTsN 2 Majalengka, Agus Shaleh Yahya, S.Ag., M.Pd.I., selaku tuan rumah penyelenggara.

Acara dilanjutkan dengan pengarahan sekaligus pembukaan kegiatan secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim. Dalam arahannya, beliau memberikan garis besar gambaran umum KBC serta pentingnya penanaman nilai-nilai moral dalam dunia pendidikan saat ini.

Memasuki sesi inti, penyampaian materi dipandu langsung oleh Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan (BDK). Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa KBC merupakan ruh utama dalam seluruh proses pembelajaran. Implementasi KBC diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif antara guru dan siswa untuk membentuk karakter serta kepribadian peserta didik yang lebih baik.

Lestarikan Budaya dan Nilai Sejarah, Warga Desa Gunung Kuning Gelar Ziarah Makam Raden Mas Lumpi

Mewakili jajaran pimpinan MTsN 10 Majalengka, Waka Kesiswaan Japar Sodik, S.Hum., menyampaikan pandangan serta harapannya terkait pelaksanaan IHT tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai KBC sangat krusial untuk diterapkan pada pembinaan kesiswaan sehari-hari.

“Pelatihan ini memberikan gambaran yang sangat jelas bahwa pembentukan karakter tidak bisa dipisahkan dari proses pembelajaran di kelas maupun kegiatan kesiswaan. Kami berharap, sepulang dari kegiatan IHT ini, seluruh hasil materi KBC dapat segera diimbaskan dan diterapkan secara konsisten di MTsN 10 Majalengka, sehingga mampu melahirkan peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlakul karimah dan kedisiplinan yang tinggi,” ujar Japar.

Setelah seluruh pemaparan materi dan diskusi interaktif selesai, kegiatan ditutup secara resmi. Melalui keikutsertaan dalam IHT ini, jajaran Waka MTsN 10 Majalengka siap mengimbaskan serta menerapkan nilai-nilai KBC guna meningkatkan mutu pembelajaran dan penguatan karakter siswa di lingkungan madrasah.

Kontributor : Mutia Meilinia

MTsN 10 Majalengka Kirim Tujuh Siswa Ikuti OMI 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *