Berita Daerah MAN

Rangkai Kisah Penuh Makna, Murid Kelas XII.1 MAN 2 Majalengka Asah Kemampuan Menulis Narasi dan Deskripsi

Rajagaluh (KEMENAG) – Murid kelas XII.1 mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kamis (3/9/2026) dengan kegiatan menulis cerita narasi dan deskripsi bertema cerita pada pagi hari beserta suasananya. Pembelajaran yang dipandu oleh Sri Umiroh, S.Pd. ini bertujuan mengembangkan keterampilan menulis kreatif sekaligus melatih kemampuan murid dalam mengungkapkan gagasan secara runtut dan deskriptif.

Pada kegiatan tersebut, murid diminta menuangkan pengalaman, imajinasi, maupun pengamatan mengenai suasana pagi ke dalam sebuah tulisan yang memadukan unsur narasi dan deskripsi. Melalui kegiatan ini, murid belajar menyusun alur cerita yang menarik sekaligus menggambarkan suasana, tempat, dan peristiwa secara jelas sehingga pembaca dapat membayangkan isi cerita dengan baik.

Pembelajaran berlangsung secara aktif dan menyenangkan. Guru memberikan arahan mengenai penggunaan diksi yang tepat, penyusunan paragraf yang padu, serta penerapan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Murid juga diberi kesempatan untuk membacakan hasil tulisannya sebagai bentuk apresiasi terhadap karya yang telah dibuat.

Sri mengatakan bahwa keterampilan menulis perlu terus dilatih agar murid mampu menyampaikan ide secara kreatif dan komunikatif.

“Melalui kegiatan menulis narasi dan deskripsi, murid tidak hanya belajar merangkai kata menjadi sebuah cerita yang menarik, tetapi juga mengasah kepekaan dalam menggambarkan suasana dan menyampaikan pengalaman secara runtut. Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan literasi sekaligus menumbuhkan kreativitas mereka dalam berkarya,” ujar Sri.

MTsN 10 Majalengka Kirim Tujuh Siswa Ikuti OMI 2026

Pembelajaran berlangsung dengan penuh antusias. Murid tampak kreatif dalam menyusun cerita yang beragam dengan latar suasana pagi yang kaya akan deskripsi. Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan literasi, imajinasi, dan keterampilan menulis murid semakin berkembang sebagai bekal untuk menghasilkan karya tulis yang berkualitas.

Kontributor: Reni Tania Nurmala

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *