Talaga (KEMENAG) – Dalam upaya mewujudkan lingkungan belajar yang nyaman dan asri, Petugas Kebersihan (Caraka) MAN 1 Majalengka secara konsisten menjaga kebersihan dan kerapian area depan gedung ruang kelas SBSN serta lapangan upacara madrasah pada Selasa (2/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian nyata dari penanaman nilai-nilai kepedulian lingkungan dalam skema implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Rangkaian kegiatan pemeliharaan kebersihan di MAN 1 Majalengka menerapkan sistem pembagian wilayah kerja yang terstruktur, di mana setiap area ditanggungjawabi oleh satu orang caraka secara fokus. Untuk area lapangan madrasah dan halaman gedung kelas baru SBSN, amanah kebersihan dan perawatan tanaman dipercayakan kepada Mamad Ahmadi, caraka yang telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sejak 1 Oktober 2025.
Wakil Kepala Bidang Humas MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., menjelaskan bahwa skema pembagian peran kebersihan di madrasah telah diatur secara jelas untuk memupuk kebersamaan dan rasa tanggung jawab.
“Kebersihan dan kerapian di dalam kelas serta teras ruangan kelas menjadi tanggung jawab para siswa sebagai sarana pembentukan karakter. Sedangkan untuk halaman gedung kelas, area terbuka, dan lapangan upacara menjadi tanggung jawab utama caraka, termasuk dalam merawat tanaman agar suasana madrasah tetap hijau dan sejuk,” ujar Wawan.
Pada kesempatan yang sama, Mamad Ahmadi menyampaikan rasa syukur dan dedikasinya dalam menjalankan tugas sehari-hari. Pengangkatannya sebagai ASN PPPK memberikan dorongan semangat tambahan baginya dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat siswa menuntut ilmu.
“Saya sangat bersyukur sudah diangkat menjadi PPPK karena dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Sebagai wujud rasa syukur tersebut, saya berkomitmen untuk bekerja sebaik mungkin menjaga kebersihan dan kerapian lapangan serta halaman gedung SBSN ini,” ungkap Mamad.
Melalui sinergi antara siswa, caraka, dan seluruh civitas akademika madrasah, diharapkan lingkungan belajar yang bersih, rapi, dan asri dapat tercipta secara berkelanjutan. Keberadaan lingkungan yang kondusif ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran serta mengoptimalkan kualitas layanan pendidikan pada MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar