Jatitujuh (KEMENAG) – Menjelang pelaksanaan Perkemahan Akbar, sekitar 250 peserta didik MTsN 7 Majalengka dari kelas 7, 8, dan 9 terus mematangkan persiapan dengan giat berlatih seusai jam pelajaran di lingkungan madrasah, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Perkemahan Akbar yang akan dilaksanakan pada 24–26 September 2026 di Bumi Perkemahan (Buper) Sindang Kasih, Majalengka.
Semangat peserta terlihat dalam setiap sesi latihan. Sepulang sekolah, para siswa langsung mengikuti latihan sesuai bidang yang akan diikuti. Persiapan dilakukan tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan kepramukaan, tetapi juga membangun kekompakan, kedisiplinan, kreativitas, keberanian, serta rasa tanggung jawab.
Dalam Perkemahan Akbar tersebut, peserta akan mengikuti berbagai perlombaan yang menguji keterampilan, ketangkasan, kreativitas, dan kemampuan bekerja sama. Beberapa cabang lomba yang dipersiapkan di antaranya PBB tongkat, tali-temali, hasta karya, kreasi seni, lintas alam, semaphore, morse, serta karnaval.
Beragam lomba tersebut menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Lomba PBB tongkat dan tali-temali, misalnya, membutuhkan kedisiplinan serta kekompakan tim. Sementara semaphore dan morse mengasah kemampuan peserta dalam memahami dan menyampaikan pesan menggunakan keterampilan kepramukaan.
Adapun hasta karya dan kreasi seni memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas. Lintas alam menjadi sarana untuk melatih ketangguhan, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan, sedangkan karnaval diharapkan mampu menampilkan kreativitas serta kekompakan peserta dalam suasana yang menyenangkan.
Pembina Pramuka MTsN 7 Majalengka, Aisah Ahmadiyah, S.Pd., mengatakan bahwa latihan terus ditingkatkan untuk memastikan seluruh peserta memiliki kesiapan yang optimal sebelum mengikuti kegiatan.
“Kami terus melakukan persiapan secara bertahap karena peserta yang akan mengikuti Perkemahan Akbar berasal dari kelas 7, 8, dan 9 dengan jumlah sekitar 250 siswa. Berbagai materi dan perlombaan mulai kami persiapkan, mulai dari PBB tongkat, tali-temali, hasta karya, kreasi seni, lintas alam, semaphore, morse, hingga karnaval,” ujar Aisah.
Menurutnya, setiap perlombaan memiliki karakter dan tantangan yang berbeda sehingga peserta perlu mempersiapkan diri secara serius. Latihan juga menjadi sarana untuk membangun kebersamaan antarpeserta dari berbagai tingkat kelas.
“Yang paling penting bukan hanya soal menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman, belajar disiplin, bekerja sama, bertanggung jawab, dan berani menunjukkan kemampuan mereka. Namun tentu kami tetap berharap mereka dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik MTsN 7 Majalengka,” ungkapnya.
Aisah mengapresiasi antusiasme para peserta yang tetap bersemangat mengikuti latihan meskipun dilakukan setelah kegiatan pembelajaran berakhir. Menurutnya, semangat tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari.
“Saya sangat mengapresiasi semangat anak-anak. Mereka tetap antusias berlatih setelah pulang sekolah. Mudah-mudahan semangat ini terus terjaga sampai pelaksanaan nanti. Kami juga mengingatkan peserta untuk menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan kekompakan,” tambahnya.
Perkemahan Akbar MTsN 7 Majalengka yang akan berlangsung pada 24–26 September 2026 di Buper Sindang Kasih Majalengka diharapkan menjadi momentum pembentukan karakter sekaligus ajang mengembangkan potensi siswa melalui kegiatan kepramukaan.
Dengan persiapan yang terus dilakukan, sekitar 250 peserta dari kelas 7, 8, dan 9 diharapkan mampu tampil percaya diri dalam berbagai perlombaan. Semangat latihan yang ditunjukkan setiap hari menjadi bagian penting dari ikhtiar madrasah untuk meraih prestasi sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta.
Kontributor: Suratman


Komentar