Berita Daerah MAN

Tanamkan Nilai Musawah, Murid Kelas XII.3 Perdalam Makna Persamaan Derajat dalam Pembelajaran Akidah Akhlak

Rajagaluh (KEMENAG) – Murid kelas XII.3 MAN 2 Majalengka mengikuti pembelajaran Akidah Akhlak pada Rabu (2/9/2026) dengan materi “Persamaan Derajat (Musawah)”. Pembelajaran yang dipandu oleh Joni Widodo, S.Pd.I. ini bertujuan menanamkan pemahaman bahwa setiap manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah Swt. serta pentingnya menjunjung tinggi sikap saling menghormati tanpa membedakan latar belakang.

Dalam kegiatan pembelajaran, murid mempelajari konsep musawah dalam ajaran Islam, dasar-dasar yang melandasinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui diskusi dan tanya jawab, murid diajak memahami bahwa Islam mengajarkan persamaan derajat antarmanusia serta melarang segala bentuk diskriminasi, kesombongan, dan perlakuan tidak adil.

Pembelajaran berlangsung secara interaktif dengan mengangkat berbagai contoh nyata yang dapat dijumpai di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Murid didorong untuk mengembangkan sikap toleran, menghargai perbedaan, serta membangun hubungan sosial yang dilandasi nilai-nilai keadilan dan persaudaraan.

Joni menyampaikan bahwa nilai musawah merupakan salah satu prinsip penting dalam membentuk karakter seorang muslim yang berakhlak mulia.

“Persamaan derajat mengajarkan bahwa setiap manusia memiliki martabat yang harus dihormati. Yang membedakan seseorang di hadapan Allah Swt. adalah ketakwaannya. Saya berharap murid mampu mengamalkan nilai musawah dengan menghargai sesama, menjunjung keadilan, dan menjaga persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Joni.

MTsN 10 Majalengka Kirim Tujuh Siswa Ikuti OMI 2026

Pembelajaran berlangsung dengan antusias. Murid aktif berdiskusi, menyampaikan pendapat, serta memberikan contoh penerapan nilai musawah dalam kehidupan. Melalui kegiatan ini, diharapkan murid memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya persamaan derajat serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kontributor: Reni Tania Nurmala

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *