Berita Daerah

Pembinaan Wali Kelas Jadi Program Unggulan MTsN 3 Majalengka

Ligung (Kemenag) – MTsN 3 Majalengka terus memperkuat pembinaan peserta didik melalui program pembinaan wali kelas yang dilaksanakan secara rutin setiap Senin pada pekan terakhir setiap bulan. Program tersebut menjadi salah satu upaya madrasah dalam memantau perkembangan siswa sekaligus mengidentifikasi dan menindaklanjuti berbagai permasalahan yang terjadi di setiap kelas.

Program pembinaan wali kelas dilaksanakan pada waktu yang biasanya digunakan untuk kegiatan upacara bendera. Namun, khusus pada Senin pekan terakhir setiap bulan, waktu tersebut dimanfaatkan untuk pembinaan di masing-masing kelas. Pelaksanaan pembinaan pada Senin (31/8/2026) berlangsung di ruang kelas VIII C dengan wali kelas Putri Siti Reykhani, S.Pd., Gr.

Pembinaan dilakukan dengan membahas berbagai kondisi yang dihadapi siswa maupun kelas. Wali kelas mengevaluasi sejumlah aspek, mulai dari kehadiran siswa, kendala yang dihadapi peserta didik, kedisiplinan, hingga berbagai kebutuhan dan administrasi kelas.

Wali kelas memiliki peran penting sebagai pihak yang berinteraksi langsung dengan siswa. Melalui pembinaan rutin, wali kelas dapat mengetahui kondisi peserta didik secara lebih dekat, termasuk aspirasi, kendala belajar, maupun persoalan lain yang membutuhkan perhatian.

Wali Kelas VIII C menyampaikan bahwa pembinaan rutin memberikan ruang bagi wali kelas untuk melakukan evaluasi sekaligus mendengarkan kondisi siswa.

Workshop Guru BK Hebat, Guru BK MTsN 7 Majalengka Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme

“Pembinaan wali kelas menjadi kesempatan bagi kami untuk mengetahui kondisi kelas secara lebih dekat. Permasalahan yang ditemukan dapat dibahas bersama siswa, kemudian apabila membutuhkan penanganan lebih lanjut, kami berkoordinasi dengan BK dan Wakabid Kesiswaan,” ungkap Putri.

Dalam pelaksanaannya, wali kelas terlebih dahulu melakukan identifikasi dan evaluasi terhadap permasalahan yang terdapat di kelas. Apabila ditemukan persoalan yang memerlukan penanganan khusus, wali kelas melakukan koordinasi dengan guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta Wakabid Kesiswaan.

Setelah proses pembinaan dan koordinasi dilakukan, wali kelas melaporkan kondisi kelas kepada Kepala MTsN 3 Majalengka. Laporan tersebut menjadi bahan bagi kepala madrasah untuk melakukan observasi dan menentukan langkah tindak lanjut sesuai dengan permasalahan yang ditemukan.

Kepala MTsN 3 Majalengka, Dr. H. Dede Sofyan Hadi, M.Ag., menilai program pembinaan wali kelas memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi antara siswa, wali kelas, dan manajemen madrasah.

“Program ini penting karena wali kelas menjadi salah satu pihak yang paling dekat dengan siswa. Dengan pembinaan yang dilakukan secara rutin, kondisi setiap kelas dapat diketahui lebih cepat sehingga permasalahan yang muncul dapat segera dikoordinasikan dan ditindaklanjuti,” ujar Dede.

Hadiri HAORNAS XLIII, Kakan Kemenag Majalengka: Olahraga Investasi Membangun Generasi Sehat dan Berkarakter

Menurutnya, pola pembinaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya madrasah membangun sistem pemantauan peserta didik secara berkelanjutan. Setiap permasalahan diharapkan tidak dibiarkan berkembang, tetapi segera diidentifikasi, dikomunikasikan, dan dicarikan solusi bersama.

Program pembinaan wali kelas akan terus dilaksanakan secara rutin setiap Senin pada pekan terakhir setiap bulan. Koordinasi antara wali kelas, guru BK, Wakabid Kesiswaan, dan kepala madrasah juga akan terus diperkuat agar setiap temuan dapat ditangani secara tepat dan terarah.

Melalui program tersebut, MTsN 3 Majalengka berharap pembinaan wali kelas dapat menjadi wadah untuk menampung aspirasi siswa sekaligus mengidentifikasi berbagai permasalahan yang mereka hadapi. Dengan demikian, wali kelas, Wakabid Kesiswaan, hingga kepala madrasah dapat mengetahui kondisi setiap kelas secara lebih komprehensif dan segera mengambil langkah penyelesaian apabila ditemukan persoalan.

Program pembinaan yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu menciptakan lingkungan madrasah yang lebih responsif terhadap kebutuhan siswa, memperkuat komunikasi dan kepedulian, serta mendukung terciptanya proses pendidikan yang aman, tertib, dan berkualitas. Upaya tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan dan layanan Kementerian Agama kepada masyarakat.

Kontributor: Putri Siti Reykhani

Perkuat Sinergi Kelembagaan, Kepala MTsN 3 Majalengka Hadiri Apel Gabungan Kemenag Majalengka

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *