Berita Daerah

Enam Siswa MTsN 7 Majalengka Tunjukkan Kontribusi Nyata, Jadi Panitia Festival Pecunan Hujan Keruh Jatitujuh

Jatitujuh (KEMENAG) — Sebanyak enam siswa MTsN 7 Majalengka menunjukkan kontribusi nyata dalam kegiatan kemasyarakatan dengan terlibat langsung sebagai panitia Festival Pecunan yang diselenggarakan oleh Hujan Keruh Jatitujuh di Kanal Trip Desa Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, selama dua hari, 29–30 Agustus 2026.

Keterlibatan para siswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman pembelajaran di luar kelas yang memberikan ruang bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan berorganisasi, bekerja sama, berkomunikasi, serta bertanggung jawab dalam mendukung kegiatan masyarakat.

Selama dua hari pelaksanaan festival, keenam siswa MTsN 7 Majalengka turut membantu kepanitiaan sesuai dengan tugas yang diberikan. Kehadiran mereka tidak hanya menjadi bentuk partisipasi dalam menyukseskan kegiatan, tetapi juga menunjukkan bahwa murid madrasah dapat mengambil peran positif di tengah masyarakat.

Festival Pecunan Hujan Keruh Jatitujuh sendiri menjadi salah satu ruang kebersamaan masyarakat yang menghadirkan berbagai kegiatan seni dan budaya. Pelibatan generasi muda, termasuk siswa madrasah, menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian terhadap kegiatan sosial dan budaya di lingkungan sekitar.

Wakil Kepala MTsN 7 Majalengka Bidang Kesiswaan, Drs. Abd. Aziz Hidayat, mengapresiasi keterlibatan keenam siswa tersebut. Menurutnya, pengalaman menjadi bagian dari kepanitiaan merupakan kesempatan berharga bagi siswa untuk belajar bertanggung jawab sekaligus mengembangkan keterampilan sosial.

MTsN 10 Majalengka Kirim Tujuh Siswa Ikuti OMI 2026

“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan enam siswa MTsN 7 Majalengka dalam kepanitiaan Festival Pecunan Hujan Keruh Jatitujuh. Ini merupakan bentuk kontribusi nyata siswa di tengah masyarakat. Mereka tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam bekerja sama, berkomunikasi, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban,” ujar Drs. Abd. Aziz Hidayat.

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini sejalan dengan upaya madrasah dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, dan kemampuan berkontribusi di lingkungan masyarakat.

“Harapan kami, pengalaman ini dapat menjadi pembelajaran yang berharga bagi para siswa. Mereka dapat semakin percaya diri, memiliki kepedulian terhadap lingkungan, serta mampu menunjukkan bahwa murid madrasah juga dapat mengambil peran positif dalam berbagai kegiatan masyarakat,” tambahnya.

Keterlibatan enam siswa MTsN 7 Majalengka dalam Festival Pecunan selama 29–30 Agustus 2026 sekaligus mempertegas peran madrasah sebagai bagian dari masyarakat. Melalui pengalaman nyata di lapangan, siswa memperoleh kesempatan untuk menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

Partisipasi tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman positif yang terus menumbuhkan keberanian dan kepedulian siswa untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, seni, budaya, dan kemasyarakatan di masa mendatang.

Keputrian MTsN 7 Majalengka Jadi Ruang Tumbuh Siswi Bekal Ibadah, Karakter, dan Kesehatan Mental

Kontributor: Suratman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *