Talaga (KEMENAG) — Semangat kepedulian sosial ditunjukkan oleh civitas akademika Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka. Sebanyak 41 peserta yang terdiri dari guru dan siswa antusias mengikuti kegiatan donor darah yang digelar oleh Palang Merah Remaja (PMR) MAN 1 Majalengka di Aula MAN 1 Majalengka, Jumat (31/7/2026).
Rangkaian kegiatan aksi sosial ini dimulai pukul 09.00 WIB, seusai para peserta melaksanakan agenda jalan santai bersama. Sebelum mendonorkan darahnya, setiap peserta wajib melewati tahapan pemeriksaan kesehatan secara ketat, meliputi pengukuran tekanan darah (tensi), tinggi dan berat badan, serta pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) untuk memastikan kelayakan medis calon pendonor.
Bagi sebagian siswa, aksi sosial ini menjadi momen bersejarah. Agung Nugraha, siswa kelas XII-7 MAN 1 Majalengka, membagikan pengalamannya saat pertama kali menjadi pendonor darah. Ia mengaku sempat merasakan dinamika emosi sebelum akhirnya berhasil mendonorkan darahnya.
“Bagi saya, ini pertama kalinya mengikuti donor darah. Perasaannya sempat campur aduk, ada rasa deg-degan, takut, pusing, hingga lemas sebelum prosesnya selesai. Namun, setelah dinyatakan lolos pemeriksaan Hb dan berhasil donor, rasa lega dan bahagia yang terasa,” ungkap Agung.
Kegiatan donor darah ini bertujuan untuk memupuk rasa empati, kepedulian kemanusiaan, serta jiwa sosial di lingkungan madrasah. Selain memberikan manfaat kesehatan bagi para pendonor, kegiatan ini juga direncanakan akan terus menjadi agenda rutin ekstrakurikuler PMR MAN 1 Majalengka sebagai wadah pembentukan karakter siswa yang berjiwa sosial tinggi.
Agung pun menaruh harapan besar agar aksi kecil yang digalang bersama rekan-rekannya di madrasah dapat membawa manfaat nyata bagi sesama.
“Saya berharap setetes darah yang saya donor hari ini bisa benar-benar membantu dan menyelamatkan sesama yang sedang membutuhkan,” harapnya.
Melalui penyelenggaraan kegiatan sosial seperti ini, diharapkan dapat terus meningkatkan citra positif madrasah di tengah masyarakat serta memperkuat komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya fokus pada pendidikan agama dan keagamaan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam aksi kemanusiaan.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar