Berita Daerah

MTsN 7 Majalengka Matangkan Koreografi Tari Blentung, Siap Sukseskan Rekor MURI 1.000 Penari

Jatitujuh (KEMENAG) — MTsN 7 Majalengka terus mematangkan persiapan untuk menyukseskan kegiatan Hujan Keruh Jatitujuh, khususnya agenda pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penampilan 1.000 penari Tari Blentung. Salah satu bentuk persiapan tersebut dilakukan melalui latihan koreografi yang digelar pada Jumat (28/8/2026) di Lapangan Upacara MTsN 7 Majalengka.

Latihan koreografi tersebut diikuti dengan penuh antusias sebagai upaya memastikan seluruh peserta mampu menguasai gerakan, pola lantai, serta menjaga kekompakan saat tampil secara massal. Para peserta mendapatkan arahan dari koreografer agar setiap gerakan Tari Blentung dapat dilakukan secara seragam dan sesuai dengan rangkaian koreografi yang telah dipersiapkan.

Rangkaian pemecahan rekor MURI tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 30 Agustus 2026, bertempat di Kanal Trip, Desa Jatitujuh, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkenalkan sekaligus melestarikan seni budaya lokal, khususnya Tari Blentung, kepada masyarakat luas.

Kepala MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa madrasah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam kegiatan budaya merupakan bagian dari upaya membangun karakter sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah.

“Kami sangat mendukung kegiatan Hujan Keruh Jatitujuh, terutama agenda pemecahan rekor MURI 1.000 penari Blentung. Ini bukan sekadar tentang mendapatkan sebuah rekor, tetapi menjadi momentum untuk melestarikan budaya lokal dan mengenalkan Tari Blentung kepada generasi muda,” ungkap Dedi.

Ia menambahkan, latihan yang dilakukan secara intensif menjadi bagian penting untuk membangun kedisiplinan dan kekompakan para peserta. Dengan jumlah penari yang mencapai 1.000 orang, koordinasi dan keseragaman gerakan menjadi faktor utama agar pertunjukan dapat berjalan dengan baik.

Lestarikan Budaya dan Nilai Sejarah, Warga Desa Gunung Kuning Gelar Ziarah Makam Raden Mas Lumpi

“Kami berharap seluruh peserta mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh semangat. Dengan latihan yang maksimal, kami optimistis penampilan pada 30 Agustus nanti dapat berlangsung dengan baik dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Jatitujuh,” tuturnya.

Selain sebagai persiapan menuju pemecahan rekor, kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman berharga bagi siswa MTsN 7 Majalengka. Mereka belajar tentang seni, kerja sama, tanggung jawab, kedisiplinan, dan pentingnya menjaga serta melestarikan warisan budaya daerah.

Kegiatan pemecahan rekor MURI 1.000 Penari Blentung di Kanal Trip Desa Jatitujuh pada 30 Agustus 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu momentum bersejarah bagi masyarakat Jatitujuh sekaligus memperkuat eksistensi seni budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Kontributor: Suratman

MTsN 10 Majalengka Kirim Tujuh Siswa Ikuti OMI 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *