Rajagaluh (KEMENAG) — MTsN 12 Majalengka membentuk Tim Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Bidang Sains sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan prestasi akademik peserta didik. Pembentukan tim dilaksanakan di lingkungan madrasah pada Rabu (26/8/2026) dengan melibatkan siswa yang memiliki potensi di bidang IPA, IPS, dan Matematika.
Pembentukan tim tersebut menjadi langkah awal madrasah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi ajang OMI Bidang Sains. Siswa yang tergabung dalam tim merupakan hasil penjaringan dan seleksi internal madrasah berdasarkan potensi serta kemampuan akademik yang dimiliki.
Dalam pembinaannya, madrasah menyiapkan tiga guru pendamping untuk masing-masing bidang. Bidang IPA dibimbing oleh Aneng Siti Nurul Fitriah, S.Pd., bidang IPS oleh Muhammad Adi Kurnia, S.Pd., M.M., sedangkan bidang Matematika dibimbing oleh Hupadin Kisap, M.Pd.I.
Ketiga guru pembimbing akan memberikan pendampingan secara bertahap dengan fokus pada penguatan pemahaman materi, kemampuan berpikir kritis, penalaran, pemecahan masalah, serta kemampuan analisis peserta didik.
Guru pembimbing bidang Matematika, Hupadin Kisap, mengatakan bahwa pembentukan tim lebih awal memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan pembinaan secara lebih terarah.
“Pembentukan tim lebih awal menjadi salah satu strategi agar pembinaan dapat dilakukan secara lebih fokus dan mendalam. OMI Bidang Sains tidak hanya membutuhkan penguasaan materi, tetapi juga kemampuan siswa dalam memahami persoalan, menganalisis, dan menemukan solusi. Kami akan mendampingi dan memotivasi siswa agar dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya,” ujar Hupadin.
Menurutnya, pembinaan akan dilakukan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan masing-masing peserta didik. Selain penguasaan materi, siswa juga akan dibimbing untuk membangun kepercayaan diri serta kesiapan menghadapi kompetisi.
Pembentukan Tim OMI Sains tersebut menjadi bagian dari komitmen MTsN 12 Majalengka dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi akademiknya. Melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, madrasah berharap para siswa dapat mengikuti ajang OMI dengan persiapan yang optimal serta meraih hasil terbaik.
Kontributor: Mohammad Rega Permana


Komentar