Talaga (KEMENAG) — Tim Palang Merah Remaja (PMR) bersama Pembina PMR MAN 1 Majalengka melaksanakan aksi siaga dan pertolongan pertama pada pelaksanaan Upacara Bendera Hari Senin di Lapangan MAN 1 Majalengka, Senin (24/8/2026). Kegiatan penyiapan layanan kesehatan ini melibatkan peserta didik kelas XI dan XII yang bertugas secara teratur untuk menjamin keselamatan serta kenyamanan seluruh peserta upacara.
Rangkaian kegiatan siaga pertolongan pertama dimulai sejak pukul 07.00 WIB, tepat sebelum pelaksanaan upacara bendera dimulai. Tim PMR terlebih dahulu melakukan pembagian posisi siaga di sekeliling barisan belakang peserta upacara. Berbagai peralatan medis darurat disiapkan dengan matang, seperti penyiapan kursi roda, kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), serta obat-obatan dasar guna mengantisipasi potensi gangguan kesehatan siswa.

Sepanjang berlangsungnya upacara bendera hingga pukul 08.00 WIB, tim PMR secara sigap memberikan penanganan awal kepada sejumlah peserta didik yang mengalami gejala pusing dan kelelahan. Pembina PMR mendampingi langsung proses penanganan medis tersebut guna memastikan tindakan medis awal yang diberikan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) kesehatan sekolah.
Pembina PMR MAN 1 Majalengka, Amelia Siti Marwah, S.Pd., menyampaikan bahwa koordinasi dan pendampingan lapangan menjadi kunci keberhasilan penanganan pertolongan pertama.
“Keterlibatan aktif anggota PMR dan arahan langsung dari pembina sangat penting agar penanganan peserta upacara yang sakit dapat berjalan cepat, tepat, dan teratur. Kesiapsiagaan ini juga menjadi sarana penanaman nilai kepedulian sosial serta kedisiplinan bagi para siswa,” ungkap Amelia.
Sebagai tindak lanjut, pihak madrasah merencanakan penguatan program piket siaga P3K secara rutin pada setiap kegiatan upacara mingguan maupun agenda besar madrasah lainnya. Langkah ini diambil untuk memastikan tersedianya lingkungan belajar dan kegiatan yang aman.

Melalui keberlanjutan kegiatan piket siaga ini, diharapkan dapat terus meningkatkan kedisiplinan, keterampilan, dan kesiapsiagaan anggota PMR, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta upacara bendera setiap harinya. Lebih jauh, keberadaan tim siaga medis ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan dan tata kelola lingkungan madrasah yang sehat dan kondusif di MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar