Jatitujuh (KEMENAG) — MTsN 7 Majalengka menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar madrasah untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW serta memperkuat keteladanan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak, diikuti oleh keluarga besar MTsN 7 Majalengka. Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik agar mampu memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.
Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang juga Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MTsN 7 Majalengka, Drs. Abd. Aziz Hidayat, mengatakan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan peserta didik kepada Rasulullah SAW.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini kami jadikan sebagai momentum untuk menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menguatkan karakter dan akhlak peserta didik. Kami berharap keteladanan Nabi Muhammad SAW tidak hanya dipahami dalam kegiatan seremonial, tetapi benar-benar diterapkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari,” ujar Drs. Abd. Aziz Hidayat.
Menurutnya, pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak mulia. Karena itu, kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi memiliki peran penting dalam membangun pribadi peserta didik yang beriman, berakhlak, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, Kepala MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa Rasulullah SAW merupakan teladan utama yang nilai-nilai kehidupannya sangat relevan untuk diterapkan oleh generasi muda.
“Rasulullah Muhammad SAW adalah uswah hasanah atau teladan terbaik bagi kita semua. Melalui peringatan Maulid Nabi ini, kami ingin mengajak seluruh peserta didik untuk tidak hanya mengenal sejarah dan perjuangan Rasulullah SAW, tetapi juga meneladani sifat jujur, amanah, disiplin, santun, serta peduli terhadap sesama,” ungkap Dedi Priatna.
Ia menambahkan, pembentukan generasi yang unggul harus berjalan seimbang antara kecerdasan intelektual dan kemuliaan akhlak. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi landasan bagi peserta didik MTsN 7 Majalengka dalam meraih prestasi sekaligus menjadi pribadi yang memiliki karakter kuat.
“Semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kecintaan kita kepada Rasulullah semakin meningkat dan tercermin dalam perilaku sehari-hari. Dengan demikian, madrasah dapat terus melahirkan generasi yang disiplin, berakhlak mulia, dan berprestasi,” tambahnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MTsN 7 Majalengka diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap pembentukan budaya positif di lingkungan madrasah. Semangat meneladani Rasulullah SAW menjadi bagian penting dalam mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia.
Kontributor: Suratman


Komentar