Majalengka (KEMENAG) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ligung, Kin-Kin Siti Sakinah, S.Kom.I., terus menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan tugas pembinaan dan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat. Kali ini, kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) dilaksanakan di SDIT Insan Kamil Majalengka pada Jumat (14/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut berada di bawah kepemimpinan Amir Mu’min, M. Pd., selaku Kepala SDIT Insan Kamil Majalengka. Dalam kesempatan itu, Kin-Kin Siti Sakinah menyampaikan materi bertema “Keuntungan dan Keutamaan Menutup Aurat” kepada para peserta didik.
Dalam penyuluhannya, Kin-Kin menjelaskan bahwa menutup aurat merupakan salah satu bentuk ketaatan seorang Muslim kepada Allah Swt. Selain sebagai pelaksanaan perintah agama, menutup aurat juga memiliki nilai penting dalam menjaga kehormatan, martabat, dan kemuliaan diri.
Ia juga mengajak para peserta didik untuk memahami bahwa berpakaian sesuai dengan tuntunan syariat bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari upaya membentuk kepribadian Muslim yang berakhlak mulia dan memiliki rasa malu sebagai salah satu bagian dari keimanan.
“Menutup aurat hendaknya tidak dipandang sebagai beban, tetapi sebagai bentuk ketaatan dan penjagaan Allah Swt. terhadap hamba-Nya. Dengan menjaga aurat, kita belajar menjaga kehormatan diri serta membiasakan diri untuk menjalankan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kin-Kin dalam penyampaiannya.

Sementara itu, Kepala SDIT, Amir Mu’min menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KUA Kecamatan Ligung, khususnya Penyuluh Agama Islam, atas terselenggaranya kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan di lingkungan sekolah.
Menurutnya, materi mengenai keutamaan menutup aurat sangat relevan bagi peserta didik sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan di kalangan generasi muda.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan penyuluhan ini. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi para siswa dalam menambah wawasan keagamaan sekaligus membangun kesadaran untuk menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap kerja sama dan pembinaan seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkap Amir.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Ligung, H. Wahyudin, M.A., memberikan apresiasi atas kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Ligung di lingkungan pendidikan. Menurutnya, sekolah merupakan salah satu tempat strategis dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda.
“Kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan ke sekolah-sekolah merupakan bagian penting dari upaya KUA Ligung dalam memberikan edukasi keagamaan kepada generasi muda. Kami berharap materi yang disampaikan dapat memberikan pemahaman yang baik serta mendorong para peserta didik untuk mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Wahyudin menambahkan bahwa KUA Ligung akan terus mendorong para Penyuluh Agama Islam untuk aktif membangun sinergi dengan berbagai lembaga, termasuk satuan pendidikan, dalam rangka memperkuat pembinaan keagamaan dan karakter masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa SDIT Insan Kamil Majalengka semakin memahami pentingnya menjaga aurat sebagai bagian dari identitas, kehormatan, dan ketaatan seorang Muslim, sekaligus mampu mengamalkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: Maman Sulaeman


Komentar