Talaga (KEMENAG) — Guru mata pelajaran Geografi MAN 1 Majalengka menyerahkan Sertifikat Keaktifan Digital kepada siswa kelas XI-9 yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan belajar mengajar pada Rabu (19/8/2026). Inovasi apresiasi ini dihadirkan untuk mendongkrak semangat belajar, memicu keberanian berdiskusi, serta menciptakan suasana kelas yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Penyerahan penghargaan berlangsung secara langsung di ruang kelas XI-9 di sela-sela pembahasan materi “Posisi Strategis Indonesia”. Sertifikat berbasis digital tersebut diberikan khusus kepada peserta didik yang menunjukkan kontribusi luar biasa, mulai dari keberanian mengajukan pertanyaan, menjawab kuis interaktif, hingga aktif berpendapat selama diskusi kelompok.
Guru mata pelajaran Geografi MAN 1 Majalengka, Muhammad Rivki Pratama, S.Pd., Gr., menjelaskan bahwa pemberian sertifikat berbasis digital ini dirancang untuk menyesuaikan dengan karakter siswa di era digital sekaligus membangun iklim belajar yang inklusif.
“Sertifikat digital ini merupakan bentuk penghargaan atas semangat belajar dan keberanian peserta didik dalam berpartisipasi aktif di kelas. Kami berharap apresiasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga memotivasi seluruh siswa untuk terus bernalar kritis, percaya diri, dan aktif di setiap sesi pembelajaran,” ujar Rivki.

Menerima penghargaan tersebut, salah satu siswa kelas XI-9, Alma Farwah Ajijah, menyampaikan rasa bangga dan gembiranya atas apresiasi yang diberikan oleh sang guru.
“Saya sangat senang dan tidak menyangka bisa mendapatkan sertifikat keaktifan digital ini. Penghargaan ini membuat saya semakin bersemangat untuk belajar Geografi dan lebih aktif lagi dalam berdiskusi di kelas,” ungkap Alma penuh antusias.
Ke depan, skema apresiasi berbasis teknologi ini rencananya akan diterapkan secara konsisten pada setiap bab pembelajaran sebagai langkah tindak lanjut untuk menjaga konsistensi motivasi belajar siswa.
Melalui terobosan ini, pembelajaran Geografi di MAN 1 Majalengka diharapkan dapat terus berlangsung secara dinamis dan berpusat pada peserta didik. Langkah edukatif ini juga diharapkan mampu menginspirasi terciptanya lingkungan belajar yang suportif di lingkungan madrasah, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di bawah naungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar