Berita Daerah

Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme, MTsN 2 Majalengka Gelar Lomba Dongeng Pahlawan

Jatiwangi (Kemenag)- Aula MTsN 2 Majalengka dipenuhi suasana haru dan semangat kebangsaan saat para peserta didik secara bergantian menyampaikan kisah-kisah keteladanan pahlawan bangsa, Selasa (18/8/2026). Lomba dongeng perjuangan ini digelar sebagai rangkaian semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kembali sejarah perjuangan bangsa sekaligus mengasah keberanian serta keterampilan berolah kata peserta didik di depan umum.

Sejak pagi, perwakilan siswa dari setiap kelas secara runtut tampil di atas panggung. Dengan intonasi yang mantap, gestur yang luwes, serta penghayatan yang mendalam, para peserta berhasil menghidupkan kembali narasi keberanian, pengorbanan, dan kegigihan para pahlawan kemerdekaan di hadapan teman-teman dan para juri.

Lomba ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi yang sehat, tetapi juga memberikan manfaat berharga bagi para siswa untuk melatih kepercayaan diri, kemampuan berekspresi, dan komunikasi publik. Melalui narasi yang dibawakan, para audiens diajak untuk menyerap nilai-nilai kepahlawanan dan cinta tanah air secara lebih dekat dan menyenangkan.

Kepala MTsN 2 Majalengka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas antusiasme dan kreativitas para peserta yang tampil memukau.

MTsN 10 Majalengka Kirim Tujuh Siswa Ikuti OMI 2026

“Peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum edukatif, bukan sekadar seremonial. Melalui lomba bercerita ini, kami ingin menanamkan jiwa nasionalisme sejak dini agar anak-anak tidak melupakan sejarah dan mampu meneladani semangat pantang menyerah para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, pihak madrasah merencanakan program pembinaan literasi dan seni pertunjukan secara berkelanjutan untuk menampung serta mengembangkan potensi bakat keagamaan dan kebangsaan peserta didik.

Melalui kegiatan pembentukan karakter ini, diharapkan lahir generasi muda madrasah yang cerdas, berkarakter mulia, dan berwawasan luas, yang pada akhirnya membawa dampak positif terhadap peningkatan pendidikan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *