Talaga (KEMENAG) — Guna membekali peserta didik dengan kecerdasan digital dan kesantunan berinteraksi di dunia maya, MAN 1 Majalengka menyelenggarakan kegiatan Keputrian bertema etika dalam bermedia sosial. Kegiatan edukatif tersebut diikuti oleh seluruh siswi kelas XII dan berlangsung di area Ruang Kelas MAN 1 Majalengka, Jumat (14/8/2026).
Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 12.00 hingga 12.30 WIB, memanfaatkan waktu saat peserta didik laki-laki tengah melaksanakan ibadah salat Jumat. Mengingat jumlah peserta yang cukup banyak, pelaksanaan pematerian dibagi ke dalam beberapa ruang kelas paralel guna memastikan proses diskusi berjalan interaktif dan kondusif dengan pendampingan guru pembimbing masing-masing.
Jajaran fasilitator keputrian kelas XII yang bertugas mendampingi peserta didik meliputi Hj. Ade Nurpiana, M.Pd., Ira Irawati, S.Pd., Nurhayati Hidayat, M.Pd., Kiki Rizki Amalia, S.Sos., Teti Nurhasanah, Anik Dermawati, S.Pd., dan Tantri Rahmawati Ningrum, S.Pd. Dalam pembahasannya, para siswa dibekali pemahaman mengenai tata krama berinternet, pentingnya menjaga privasi, cara menyaring informasi berita palsu (hoaks), serta tanggung jawab moral saat mengunggah konten di media sosial.
Fasilitator Keputrian MAN 1 Majalengka, Tantri Rahmawati Ningrum, S.Pd., menyampaikan pentingnya pemahaman etika bermedia sosial bagi pelajar generasi muda.
“Media sosial adalah ruang publik yang membutuhkan batasan dan etika. Melalui pembinaan keputrian ini, kami ingin para siswi kelas XII memiliki literasi digital yang kuat, mampu menjaga kehormatan diri serta madrasah, dan dapat memanfaatkan platform digital secara bijak, santun, dan produktif,” ujar Tantri.

Sementara itu, salah satu siswi peserta dari kelas XII menyuarakan apresiasinya atas materi yang didapatkan.
“Pembekalan ini sangat relevan dengan keseharian kami sebagai pelajar. Kami jadi lebih paham etika apa saja yang harus dijaga di dunia maya, seperti bijak dalam berkomentar, menjaga jempol dari hal negatif, dan tidak asal membagikan informasi yang belum tentu benar,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, pihak madrasah melalui program Keputrian akan terus mengagendakan kegiatan edukasi rutin setiap pekan dengan topik-topik pengembangan diri, keperempuanan, dan keislaman secara berkelanjutan.
Semoga melalui pembinaan etika dan literasi digital ini, para siswi dapat menjadi penggerak media sosial yang positif dan berakhlak mulia, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu siswi MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar