Berita Daerah KUA

Perkokoh Silaturahmi dan Sinergi Umat, Kepala KUA Sindang Hadiri Groundbreaking Jembatan Cipari-Pasirayu

Sindang (KEMENAG) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindang, H. Mahmud Ro’i, S.E.I., hadir langsung mengawal dan mendoakan kelancaran peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan jembatan penghubung Kampung Cipari, Desa Garawastu dengan Desa Pasirayu, Kamis (13/8/2026). Kehadiran unsur keagamaan dalam agenda strategis daerah ini mempertegas pentingnya sinergi antara pembangunan fisik dan penguatan ikatan nilai keagamaan serta kemasyarakatan di wilayah Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka.

Acara peletakan batu pertama infrastruktur sepanjang 26 meter dan lebar 3 meter tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Majalengka Drs. H. Suherman, M.M. dan Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf. Rendra Dj, S.I.P., serta disaksikan oleh unsur Forkopimcam, tokoh agama, dan para Kepala Desa (Kuwu) se-Kecamatan Sindang.

Kehadiran Kepala KUA beserta jajaran penyuluh agama dan Ketua MUI Kecamatan Sindang memberi bobot spritual dan sosial tersendiri pada momen bersejarah tersebut. Mahmud Ro’i menegaskan bahwa pembangunan akses transportasi antardesa ini bukan sekadar urusan infrastruktur fisik, melainkan media vital untuk mempererat ukhuwah islamiyah dan silaturahmi antarwarga.

“Kami sangat bersyukur dan mendukung penuh pembangunan jembatan ini. Selain memperlancar ikhtiar ekonomi warga, hadirnya akses jalan yang memadai tentu akan mempermudah silaturahmi antarumat serta memperlancar mobilitas kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan di wilayah Sindang,” ujar Mahmud Ro’i di lokasi acara.

Dalam sambutannya, Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan urat nadi baru bagi perputaran ekonomi masyarakat Kecamatan Sindang dan sekitarnya.

Lestarikan Budaya dan Nilai Sejarah, Warga Desa Gunung Kuning Gelar Ziarah Makam Raden Mas Lumpi

“Jembatan ini adalah wujud komitmen pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan. Dengan panjang 26 meter dan lebar 3 meter, akses ini akan memperlancar distribusi hasil bumi, memangkas waktu tempuh, dan mempermudah mobilitas warga antardesa. Saya berharap infrastruktur ini nantinya dijaga dan dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan hingga anak cucu kita,” ujar Eman.

Pada kesempatan yang sama, Dandim Rendra Dj menyoroti pentingnya sinergi dan semangat gotong royong antara TNI dan rakyat selama proses pembangunan berlangsung.

“TNI selalu siap hadir dan mendukung penuh setiap program pemerintah daerah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Kami mengimbau agar proses pembangunan jembatan ini mengedepankan kualitas dan keselamatan kerja. Mari kita hidupkan kembali semangat gotong royong,” tegas Rendra.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Majalengka H. Didi Supriadi, S.H., Camat Sindang Anih Rehnawati, S.S.T.P., M.Si., Ketua MUI Kecamatan Sindang, para penyuluh agama, serta para Kepala Desa (Kuwu) dari wilayah sekitar, meliputi Kuwu Sindang, Sangkanhurip, Garawastu, Pasirayu, Indrakila, Gunung Kuning, dan Bayureja.

Proyek jembatan Cipari-Pasirayu ini ditargetkan berjalan lancar sehingga masyarakat Desa Garawastu, Desa Pasirayu, dan sekitarnya dapat segera menikmati fasilitas penyeberangan yang aman dan layak

MTsN 10 Majalengka Kirim Tujuh Siswa Ikuti OMI 2026

Kontributor : Sayid Abdullah Yahya 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *