Jatiwangi (KEMENAG) — Tenda-tenda yang biasanya tersimpan rapi di gudang kembali dibentangkan. Satu per satu tiang, pasak, bendera ambalan, dan perlengkapan perkemahan diperiksa. Beberapa anggota Pramuka sibuk mencuci tenda, sementara yang lain membersihkan dan merapikan perlengkapan. Persiapan menuju Raimuna Jatiwangi pun dimulai dari hal-hal sederhana.
Suasana tersebut terlihat di Lapangan Utama MAN 3 Majalengka, Rabu (12/8/2026). Anggota Pramuka Penegak yang tergabung dalam Dewan Ambalan menghabiskan waktu untuk memastikan perlengkapan yang akan dibawa ke perkemahan berada dalam kondisi bersih dan siap digunakan.
Tidak ada perlengkapan yang dibiarkan begitu saja. Tenda dicuci dan dijemur, tiang dibersihkan, pasak dirapikan, sedangkan bendera ambalan turut diperiksa. Semua dilakukan bersama-sama dengan pembagian tugas yang sederhana.
Bagi anggota Dewan Ambalan, persiapan seperti ini sama pentingnya dengan latihan sebelum berangkat ke perkemahan. Mereka belajar bahwa kegiatan di lapangan akan lebih mudah dijalankan jika perlengkapannya sudah dipastikan sejak awal.
Boby, salah satu pengurus Dewan Ambalan MAN 3 Majalengka, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan agar tidak ada perlengkapan yang bermasalah ketika sudah berada di lokasi Raimuna.
“Kami ingin memastikan seluruh peralatan dalam kondisi bersih, layak, dan aman digunakan. Mencuci tenda bukan sekadar merawat barang, tetapi juga membangun rasa memiliki, kekompakan, dan kedisiplinan anggota,” ujarnya.
Bagi para anggota, mencuci tenda mungkin terlihat sebagai pekerjaan sederhana. Namun, dari kegiatan itulah mereka belajar bertanggung jawab terhadap barang yang akan digunakan bersama.
Kegiatan juga menjadi ruang untuk membangun kekompakan. Ada yang mengangkat tenda, membersihkan tiang, mengumpulkan pasak, hingga memastikan perlengkapan kembali tersusun dengan baik. Pekerjaan yang dilakukan bersama membuat persiapan perkemahan terasa lebih ringan.
Dewan Ambalan MAN 3 Majalengka selanjutnya akan melakukan pemeriksaan akhir terhadap seluruh perlengkapan sebelum keberangkatan. Kondisi fisik peserta juga menjadi bagian dari persiapan agar mereka lebih siap mengikuti rangkaian kegiatan Raimuna Jatiwangi.
Persiapan pun terus berjalan. Sebab, bagi para anggota Pramuka, perjalanan menuju perkemahan tidak selalu dimulai ketika ransel sudah berada di pundak. Ia bisa dimulai dari selembar tenda yang dicuci bersama, pasak yang dirapikan, dan kesediaan untuk memastikan setiap perlengkapan siap digunakan.
Kontributor : Firman Saefatullah


Komentar