Berita Daerah KUA

Warga Sindang Gelar Salat Sunah dan Zikir Bersama di 15 Masjid

Sindang (KEMENAG)—Masyarakat Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, menggelar salat sunah, zikir, dan doa bersama dalam rangka Rabu Wekasan atau Rabu terakhir pada bulan Safar, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung secara serentak di 15 masjid di wilayah Kecamatan Sindang.

Para Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindang terjun langsung mendampingi masyarakat di masjid-masjid yang menjadi lokasi kegiatan. Mereka memandu rangkaian ibadah, mulai dari pelaksanaan salat sunah hingga pembacaan zikir dan doa bersama.

Kepala KUA Kecamatan Sindang, H. Mahmud Ro’i, S.E.I., dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta memperkuat sikap tawakal kepada Allah Swt.

“Momentum Rabu Wekasan atau Rabu terakhir pada bulan Safar hendaknya menjadi sarana penghambaan dan penyandaran diri sepenuhnya kepada Allah Swt. Kita berkumpul untuk mendoakan keselamatan diri, keluarga, lingkungan, serta bangsa,” ujarnya.

Menurut Mahmud, salat sunah, zikir, dan doa bersama dilaksanakan sebagai bentuk permohonan kepada Allah Swt. agar masyarakat diberikan perlindungan dari berbagai marabahaya, wabah, penyakit, dan cobaan. Pada saat yang sama, masyarakat juga memohon agar kehidupan mereka senantiasa diliputi kedamaian, kesehatan, keselamatan, dan keberkahan.

Lestarikan Budaya dan Nilai Sejarah, Warga Desa Gunung Kuning Gelar Ziarah Makam Raden Mas Lumpi

Ia mengapresiasi semangat, kebersamaan, dan kekompakan masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan di 15 masjid tersebut. Mahmud berharap kegiatan itu tidak berhenti sebagai rutinitas tahunan, tetapi mampu menumbuhkan semangat beribadah dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt., mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiah, serta menjauhkan diri dari sikap pesimistis. Setiap waktu dan bulan merupakan ciptaan Allah yang dapat kita isi dengan berbagai amal saleh,” katanya.

Mahmud juga mengingatkan masyarakat agar menyandarkan setiap permohonan perlindungan hanya kepada Allah Swt. serta menyikapi bulan Safar dengan memperbanyak ibadah, doa, dan perbuatan baik.

“Semoga seluruh rangkaian ibadah dan doa yang kita panjatkan dikabulkan oleh Allah Swt. serta daerah kita senantiasa menjadi wilayah yang aman, tenteram, dan penuh keberkahan,” tuturnya.

Selain menjadi ruang penguatan spiritual, kegiatan tersebut turut menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Mahmud menyampaikan terima kasih kepada para kiai, pengurus dewan kemakmuran masjid (DKM), Penyuluh Agama Islam, dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan.

MTsN 10 Majalengka Kirim Tujuh Siswa Ikuti OMI 2026

Kontributor: Sayid Abdullah Yahya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *